Empat PNS Dijebloskan ke Lapas Tua Tunu

  • Whatsapp

patris-yusrian-sh-mh_PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM,  –  Penyidik Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung atas perintah Aspidsus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung telah melakukan penahanan pada para tersangka yang juga pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) sebagai tersangka korupsi proyek kerambah jaring apung pada tahun 2008 . Ke 4 orang  PNS  DKP Bangka Belitung yang langsung dieksekusi masing-masing: Tatang Rizani bin Izati (46), Putri Dewi Damayanti binti Herry Haryadi (38),  Suffree Ultavia Sudessy bin Suhaimi (39) dan Yohana binti Masnur (36) langsung dimasukin penjara Tuatunu Pangkalpinang pada Senin tgl 03 Oktober 2016.

4 PNS ini termasuk dalam tim panitia proyek pengadaan kerambah jaring apung (KJA) Belitung  tahun 2008 senilai Rp 2 Milyar dan Negara dirugikan senilai Rp 240 Juta.  Pihak Kejaksaan Tinggi melalui kasi Penkum Roy Arlant membenarkan pihaknya sudah menahan 4 PNS karena terlibat korupsi KJA. Menurut Roy 4 PNS tersebut ditahan setelah pelimpahan perkara  dari penyidikan subdit Tipidkor Polda Bangka Belitung dinyatakan lengkap atau P21. “Dalam penyidikan Polda Bangka Belitung 4 PNS ini tidak ditahan. Tetapi saat P21 tadi (pelimpahan.red) kita lakukan penahanan di Lapas Tuatunu agar menjadi pembelajaran bagi PNS lainya agar tidak korupsi ,” ucap Roy .

Dalam perkara KJA ini setidaknya sudah 2 orang PNS yang sudah terlebih dahulu mendekam di lapas Tuatunu. Yakni Yulistyo (mantan kepala DKP Bangka Belitung). Satunya lagi baru-baru ini Agus Nurjaman yang sempat masuk DP0 diciduk jaksa dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang bersama tim Aspidsus Kejaksaan Tinggi saat lagi asyik ngantor di Biro Perekonomian sekretariat Pemprov Bangka Belitung. Saat itu Agus Nurjaman tak berkutik dan langsung dimasukin ke Lapas Tuatunu Pangkalpinang.

Dalam perkara korupsi ini Agus Nurjaman di tingkat Pengadilan Tipikor kota Pangkalpinang dibebaskan. Namun jaksa dari Kejaksaan Tinggi melakukan kasasi dan berhasil dikabulkan.

Berikut di antara petikan amar kasasinya:  “Mengadili mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Pangkalpinang nomor 38/Pidsus/TPK/2014/PN.P tanggal 5 Maret 2015. Mengadili sendiri menyatakan terdakwa Agus Nurjaman tersebut di atas telah secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 4 tahun serta denda Rp 200 juta dengan ketentuan apabila tak dibayarkan diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan. Memerintahka”. (man)

Pos terkait