Galian Kabel Optik Indihome Telkom, Abaikan ‘K3’

  • Whatsapp
Pelaksanaan pekerjaan galian indi home Telkom
Pelaksanaan pekerjaan galian kabel optik indi home Telkom

AMUNISINEWS.COM,BEKASI – Pelaksanaan Kegiatan galian utilitas optik telkom Indihome sepanjang diawali dari jalan Noer Ali persis di depan kampus Guna Darma, sepanjang jalan raya sisi Kalimalang, yang gunakan ruang milik jalan (Rumija), Pekerjaan Galian Telkom Indihome tersebut  nampak berantakan Rabu (14/09/2016).

Kegiatan galian optik telkom indihome tersebut nampak jelas merusak bahu Rumija.

Bahkan Galian optik telkom indihome yang semraut dan meninggalkan sisa tanah berceceran hasil galiannya, berkat sigap tanggapnya para pengawas dan pelaksana teknis ruang milik jalan.

Mendapati pekerjaan galian optik telkom indihome yang belum mengantungi ijin hanya ada bukti stempel milik dinas terkait dan paraf tanda tangan para PKL. Dan melihat kerjaannya semrawut, langsung menginstruksikan untuk berhenti sementara sebelum ada ijin dari dinas dan lingkungan di wilayah masing-masing.

Jajaran pengawas ruang milik jalan. Menginstruksikan dan menegur kontraktor sebagai rekanan telkom segera membersihkan dan menempuh perijinannya sekaligus supaya segera memperhatikan K-3 nya sesuai aturan, dan jika telah selesai untuk segera perbaikankan kembali ke posisi semula.

“Kami jajaran pelaksana teknis dan para pengawas teknis, mendapati kegiatan tersebut saat monitor di wilayah, bahkan pelaksana (mandor) mengatakan bahwa ijinnya ada yang mengurus dari salah satu oknum ormas di kota Bekasi inisilnya J, bang, nada serupa yang di ucapkan kata mandor pelaksananya.” Ungkap pengawas teknis

Lanjutnya, selain kami beserta jajaran tim teknis pun akan tindak tegas pelanggar galian ruang milik jalan (Rumija).

“Surat izinnya rekomnya belum di keluarkan dari dinas Dan kalau memang pekerjaannya tidak sesuai arahan kami, kami akan tindak tegas,” katanya

Menurutnya, setiap kegiatan proyek utilitas harus menjaga K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan) dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Kami dari dinas selalu menindak tegas bilamana ada kegiatan yang tidak sesuai aturan penerapannya, apalagi merusak ruang milik jalan, kami selalu mengawasi pekerjaan utilitas ruang milik jalan dan pelaksanaannya yang sedang berjalan di Kota Bekasi.

Keterangan terpisah kepala bidang pemerhati infrastruktur Indonesia (PII) Anda Suryanto, mengatakan bahwa sangat disayangkan bilamana para pelaku usaha tidak tertib administrasi, Sehinggga yang di khawatirkan ini salah satu penyebab rusaknya infrastruktur di Kota Bekasi, dan tak menutup kemungkinan ini adalah penyebab akibat kebocoran anggaran.

Karena setelah dibangun dirusak kembali oleh para pelaku usaha galian baik itu optik telkom,kabel PLN,pipa gas dan pipa PAM.
Setelah di bangun jalan, drainase dan pedesterian,..eh kembali dirusak oleh galian-galian yang sedang berjalan di kota Bekasi.

Apalagi ini tanpa memperhatikan k3-nya lagi dan bagaimana dengan kenyamanan, keamanan para pengguna jalan baik pengguna jalan maupun pengendara yang melintas di wilayah dan lokasi tersebut.

 

 

 

Oleh: *cas

Pos terkait