Ganggu Kenyamanan dan Buntu Jalan, PK5 Tiap Minggu di Jalan Ponti Dikeluhkan Warga

Oleh: Tama Pratiwi

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Kegiatan PKL (PK5) di Jalan Ponti semakin membuat geram warga sekitar, karena mengganggu kenyamanan juga mengakibatkan akses jalan dilalui warga Perum Jatisari jadi buntu. Hal tersebut terlihat setiap Minggu pagi dijadikan pasar dadakan PKL.

Bacaan Lainnya

Tomi Widianto selaku ketua RT 04, RW 06 saat ditemui Amunisi Jumat (7/1/2022) mengatakan, “yang sebelumnya pengurus RW dan RT setempat melayangkan surat pengaduan terkait keluhan warga ke Bupati, Satpol PP Kabupaten dan DPRD serta Kecamatan, namun disayangkan tidak ada tindakan tindak lanjut dari surat warga RT 44 RW 6 Kelurahan Magersari, khususnya,” kata Tomi.

Melalui surat warga yang isinya diantaranya kegiatan PKL tersebut mengganggu akses jalan keluar masuk warga RT 44 RW 6.

Masih dengan Tomi, memang saya dapat laporan dari warga saya, merasa terganggu di tiap hari Minggu. Karena aktifitas pedagang kaki lima (PK5)yang membuntu jalan warga.

“Bahkan warga pernah berkirim surat ke Bupati dan DPRD, tapi sampai saat ini belum ada tindakan oleh dinas terkait maupun pemerintah melalui Satpol PP khususnya,” ujar Tomi.

Perlu diketahui selama ini kurang lebih 7 tahun PKL berdiri (beraktifitas)tanpa ada itikad baik dari PKL ke warga Jatisari dan juga tidak ada ijin ke RT, RW setempat selama ini PKL seenaknya sendiri,” jelas Tomi berdasar keluhan warga RW 6.

Kami mewakili warga berkeinginan agar PKL mengerti keinginan warga setempat khususnya warga Perum Jatisari Indah RT 044 RW 06 Magersari,” tegas Tomi.

Sementara Drs. Yani Setyawan Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Pemkab Sidoarjo, saat hendak dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp dan telepon seluler nya, terkait keberadaan PK5 sepanjang jalan Ponti arah Surabaya. Belum bisa memberikan keterangan karena sedang ada tamu.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.