Hukum Panglima Tertinggi di Negeri Ini

  • Whatsapp
Politikus PDI-P Dapil Banten, Drs. Eddy Kusuma Wijaya, SH. MH. MM

‘Hukum di Republik ini adalah panglima tertinggi tentunya semuanya harus dapat menyadari betul tentang Hukum’

Oleh : Budi Setiawan

AMUNISINEWS.COM, Jakarta – Setelah  bergulirnya reformasi yang di iringi dengan berdirinya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang diperuntukan membantu kinerja lembaga hokum dan menjadi lembaga yang siap melawan dan memberantas korupsi di tanah air.

Namun berdirinya KPK masih saja tidak membuat para pelaku jera untuk terus melakukan tindakan korupsi, masih saja ada celah di Negara yang kaya akan hasil alamnya ini untuk melakukan tindakan keji tersebut.

Korupsi masih menjadi momok menakutkan buat masyarakat Indonesia bersama bahaya Narkoba yang semakin menggila di tanah air.

Drs. Eddy Kusuma Wijaya, SH. MH. MM. Politikus, PDIP, Dapil, Banten lll, Mengatakan, lembaga penegak hukum yang ada di Indonesia, baik kepolisian dan kejaksaan perlu direformasi secara total. Dengan reformasi secara total dua lembaga penegak hukum ini, maka proses penegakan hukum akan berjalan efektif.

“Presiden Joko Widodo pernah berusaha mengumpulkan jajaran kejaksaan dan kepolisian seluruh Indonesia. Dalam pertemuan itu Presiden memberikan arahan agar dua lembaga penegak hukum itu melakukan reformasi internal. Dengan dilakukan reformasi kejaksaan dan kepolisian, diharapkan dua lembaga ini kinerjanya bisa semakin efektif.” ujar Eddy.

Namun usaha Presiden dalam mengumpulkan jajaran, kejaksaan dan kepolisian tidak banyak memberkan pengaruh terhadap dua lembaga penegak hukum itu. Dan kenyataanya korupsi masih menjadi momok yang yang sangat menakutkan di negeri ini. Dan yang terakhir presiden bikin Satgas sapu bersih, tapi usaha ini juga seperti hilang di telan waktu.

“Masyarakat juga harus memiliki kesadaran hukum. Dengan adanya kesadaran  hukum dari masyarakat dan adanya penegak hukum yang kridibel, maka akan terjadi tertib hukum di negeri ini. Selain kesadaran hukum, masyarakat juga harus melek hukum untuk menghindari  kesalahan dalam melaporkan persoalan hukum,” tegas Eddy Kusuma Wijaya, di komplek Parlemen Senayan, pada Selasa (24/01/2017) ini.

Editor : Ryan S.

Pos terkait