In Memoriam Sang Sekjen PBN, Selamat jalan

Oleh, red/lik

BOBAR, JASINGA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Kabar Duka yang jelas telah mengguncang segenap rekan, handaitolan, juga jajaran pada padepokan Al Hikmah Desa Cikopomayak Pasirnangka Jasinga Bogor barat, pada Sabtu (6/02) lalu.

Sosok KH Rusmana Kelana, S.Ip (67 th -almarhum) ialah sosok  yang cukup kondang reputasinya di semua lini atau bidang apapun baik sebagai tokoh masyarakat, tokoh agama dan sosial politik, pionir juga leadership Tangguh pada salahsatu parpol barisan nasional (BARNAS/PBN) era 2004 lalu. Saat itu, Ia menjabat sebagai Sekretaris Jendral (Sekjen) PBN yang memang terkendala saat pra pemilu 2004 ketika di geser jabatan selaku sekjen ke posisi salahsatu Ketua di DPP Partai Barnas. Dan ia pendiri DPW PBN di Prov. Banten.

Ia sosok atau figur yang betul betul qualifide dan nyata disegani baik pada internal partai Barnas ataupun para pihak lawan parpol nya saat itu. Terkhusus di bidang religi (muslim) hingga bidangi pengobatan lahir dan bathin (hikmah, mujarobat) yang kini tetap berlanjut pada putra nya hingga sepeninggalnya tentunya yaitu sebut akrab Aa Yuga.

Dan hal itu nyata adanya, kenapa, hingga disertasinya ia dapatkan di London Inggris saat itu, hingga dapatkan predikat selaku professor doctor.

Jika dengan kiprah  di kancah seperti Gerakan sosial kemanusiaan sudah tak terhingga bila di hitung dengan jari tangan pada umumnya. Kerana di penghujung akhir hayat nya, masih tetap melayani, memberikan pencerahan pada tamu yang datang ke padepokan hikmah nya, walau siapapun yang datang tak pilihkasih dalam menerima kunjungan para tamunya, yang jelas membutuhkan sosok almarhum untuk mendapatkan satu solusi baik lahir atau bathin dengan benar sesuai tuntunan muslim dan sudah di lakukan puluhan tahun silam hingga akhir hayat.

Kiranya takkan habis habis bila di paparkan untuk menyimak, terkait kredibilitas sebagai sepak terjang pada sosok almarhum yang satu ini, yang tak pedulikan diri sendiri terkait waktu, tenaga juga peduli pada semua masalah siapapun yang membutuhkannya yang inshaAllah dengan profile yang humanis penuh canda ria dalam pemecahan segala macam persoalan.

Hanya Allah Aja wa Jalla yang maha mengetahui lagi maha mendengar, Selamat jalan, rekan, guru dan imam bagi kami semua yang patut mencontoh kinerjanya, semoga amal baik, amal ibadah selama hayat di terima Allah Swt dan pada keluarga yang di tinggal selalu tabah, sabar menerimanya …amiin ya robb! Dan ketentuan bagi kita semua, innalillahi wainnaillaihi rojiun..sekali lagi, Selamat jalan sahabat, guru dan imam muslim di lingkupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.