Indocement Rutin Berikan Bantuan Tahunan di Bulan Ramadan 2022 Untuk Masyarakat Kompleksnya

Oleh: Lambas

BOGOR, AMUNISINEWS.CO.ID – PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Selama bulan Ramadan tahun 2022 melaksanakan beragam program atau kegiatan untuk masyarakat desa mitra secara serempak, di seluruh kompleks pabrik Indocement.

Bacaan Lainnya

Adapun program yang dimaksud adalah program CSR (Corporate Social Responsibility) Indocement untuk masyarakat desa mitra.

Program-program unggulan CSR, seperti Program Kampung Ramah Lingkungan, Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Program Sekolah Adiwiyata (gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah), Program Pengembangan UMKM dan Program Pengembangan Tempat Wisata, masih terus berjalan.

Antonius Marcos selaku Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, mengatakan meskipun masa pandemi Covid-19, namun tidak menghentikan pelaksanaan program-program di atas dan diharapkan program-program tersebut dapat meningkatkan rasa kebersamaan antara masyarakat desa mitra dengan Indocement, termasuk bantuan rutin tahunan dari Indocement yang dapat membantu masyarakat menjalani kegiatan puasa selama bulan Ramadhan.

Menurut Antonius, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor sendiri menyelenggarakan program bantuan Ramadan berupa pemberian beras zakat seberat 27 ton untuk 12 desa mitra dan 3 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

Sementara, kompleks pabrik Cirebon menyelenggarakan program bantuan Ramadhan berupa pembagian 10.110 paket beras untuk masyarakat desa mitra dan bantuan perlengkapan sarana ibadah dan takjil untuk 40 mushalla dan masjid yang berada di wilayah desa mitra PT. Indocement.

Di kompleks Pabrik Tarjun melakukan kunjungan silaturahmi dan menyerahkan bantuan bingkisan Ramadhan serta bantuan dana kepada perwakilan masyarakat dari 8 desa mitra.

“Sepanjang tahun 2021, Indocement telah melaksanakan 916 kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan total dana untuk pengembangan masyarakat sebesar Rp12,6 miliar,” kata Antonius Marcos kepada awak media, melalui aplikasi zoom, Selasa (19/4/22).

Kata beliau, Indocement berkomitmen terhadap Pelestarian Lingkungan Hidup, dimana Indocement melalui Tim Manajemen Energi Indocement yang didukung oleh Heidelbergcement Technology Center (HTC) telah mengembangkan program konservasi energi dan rencana (roadmap) untuk melakukan efisiensi energi dan penurunan CO2. Juga mempunyai target tahun 2025 untuk emisi CO2 dari Lingkup 1 sebesar 575kg CO2/ton semen (2021: 606 CO2/ton semen). Dimana Target tersebut bisa diraih dengan beragam inisiatif hijau seperti meningkatkan penggunaan bahan bakar alternative menjadi 25 persen pada 2025, menggunakan lebih banyak bahan baku alternatif untuk menggantikan klinker, mendorong penggunaan semen hijau yaitu semen hidraulis, semen slag, dan portland composite cement (PCC) untuk menggantikan semen jenis ordinary portland cement (OPC) secara bertahap serta pengembangan energi terbaru untuk sumber listrik.

Selain itu Indocement akan terus mengejar target emisi debu menjadi 10 mg/Nm3 pada tahun 2025, target ini jauh dengan regulasi emisi debu pemerintah yang hanya berada pada angka 60 mg/Nm3, pada 2021 rata-rata emisi debu Indocement mencapai 21,9 mg/Nm3.

Lanjut Antonius, sebagai perusahaan publik yang berorientasi pada keberlanjutan, Indocement memberikan perhatian besar kepada aspek Environment, Social, and Governance/Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG/LST) yang tercermin pada dibentuknya Komite ESG pada 2021. Komite ini pun akan memantau penerapan kinerja keberlanjutan dan memastikan keseimbangan aspek ESG.

Sedangkan pada aspek lingkungan, lanjut Antonius, perseroan terus mengurangi jejak lingkungan dengan berbagai cara dan terobosan, Indocement terus berusaha untuk menurunkan jumlah emisi karbon, meningkatkan penggunaan material alternatif, dan mengelola limbah. Mereka memastikan kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan karyawan, serta bertumbuh harmonis bersama komunitas di sekitar Perseroan.

Pos terkait