Inovasi Wisata Jambu, Desa Kebaron Sejahterakan Masyarakat dan Tingkatkan PAD

  • Whatsapp

Oleh: Tama Pratiwi

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID –  Tingkatkan kesejatraan masyarakat Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, berinovasi sulap lahan jadi destinasi wisata. Bentuk nyata diwujudkan wisata Jambu yang berlokasi di tengah sawah.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Kebaron Suwito kepada wartawan menjelaskan, Wisata Jambu yang berlokasi di Desa Kebaron merupakan program pemerintah pusat yang diimplementasikan di desa.

“Alhamdulillah, memang dari program Pemerintah pusat itu kita jabarkan yaitu, di Pemerintahan Desa. Karena Desa itu harus mempunyai suatu Badan Usaha atau BUMDES,” ungkap Suwito, Selasa (11/1/2022) siang.

Karena BUMDES itu, sambung Suwito, satu saat nanti bisa dibuat kerja sama dengan Pemerintahan Desa. “Pemerintahan Desa juga harus memberikan yaitu tadi penyertaan modal. Sedangkan nanti apabila BUMDES sudah jalan, kita tata untuk masukan PAD (pendapatan asli desa) di desa kita,” imbuh Suwito.

“Untuk BUMDES kita bergerak di bidang Desa Wisata yaitu kebun jambu, petik jambu. Jadi itulah salah satu icon di desa kami, Desa Kebaron. Bagaimanapun harus maju, apapun yang kita rencanakan harus terlaksana sesuai program Pemerintahan Pusat dan dijabarkan di Pemerintahan Desa,” ujar Kades Kebaron.

Menurut Suwito Wisata Desa kebun jambu tetap kita apresiasi sesuai dari pengunjung- pengunjung.  “Kita tampung semua masukan-masukan. Dan nanti kita sesuaikan dengan anggaran di desa dan untuk membangun desa Wisata Jambu ini,” ujarnya.

Lebih jauh diterangkan Suwito, untuk wisata jambu ini luas semuanya kurang lebih 4 hektar. Untuk yang ditanam jambu ini kurang lebih 3 hektar. Dan di belakang nanti kita sesuaikan apa yang diinginkan pengunjung, yaitu pengunjung minta diadakan permainan anak – anak , dan untuk diadakannya kolam terapi ikan, itu nanti sudah kami rencanakan sedikit demi sedikit, lambat laun akan menjadi berkembang dan untuk kesejahteraan masyarakat Desa Kebaron.

Lurah yang juga pensiunan Polri ini lebih lanjut mengatakan, ia selaku Lurah Desa Kebaron menyampaikan harapannya kepada Pemerintah pusat, dengan adanya program inovasi-inovasi Pemerintah Desa, mari kita sinergikan agar dapat memberikan kontribusi ke desa sesuai yang dibutuhkan pemerintahan desa.

Mega (24) warga Desa Kebaron mengatakan, Desa kami ada destinasi wisata ya, ramai memang tiap Sabtu dan Minggu. Terlebih kalau hari Sabtu pagi dibuat senam. Memang ada banyak buahnya mas jenis jambu biji (kristal) ada merah dan putih.

“Warga sangat mendukung obyek wisata tersebut. Karena manfaat jualan untuk tambahan ekonomi yakni jualan jenang, juice jambu terutama. Intinya kami selaku warga senang, “ucap Mega warga Kebaron RT 6 RW 3 tersebut.

“Alhamdulillah ada tempat wisata di tempat kami, biar desa ramai dan bermanfaat,” tambah Mega.

Hal senada juga disampaikan Arif Santoso, Sekretaris BUMDES, bahwa wisata jambu ini juga dijadikan kegiatan outbound. “Untuk proses masuknya kita menawarkan paket outbond,” katanya.

Nanti, masih kata Arif, akan ada tambahan wahana outbond lagi, yaitu wisata edukasi, dimana nanti semua peserta outbond akan praktek untuk pembibitan tanaman secara vegetatif.Karena selama ini di sekolah hanya sebatas teori, tetapi nanti disini kita praktek langsung teknik mencakok, stek, okulasi, dan lain-lain.

“Dan hasilnya bisa dibawa pulang ketika usia 3 bulan, sebagaimana visi misi Pak Kades agar menjadikan Desa Kebaron sebagai desa wisata. Maka kita melibatkan masyarakat dari berbagai lini. Termasuk peternakan, pertanian, industri kecil pembuatan ceriping, wisata kebun jambu, dan kolam renang, kita rangkul semuanya sebagai bentuk sinergi,” ucap Arif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *