Jalur Pantura Losarang Macet Total, Truk Trailer Pengangkut Beton Terbakar

Oleh : Otoy/ Darto

PANTURA, AMUNISINEWS.CO.ID – Jalur Pantura Losarang macet total, sebuah truk trailer pengangkut beton, terbakar di jalur pantura di Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Jumat (11/02/2022). Petugas harus bekerja cepat untuk memadamkan api yang menyebabkan kemacetan panjang di jalur pantura.

Bacaan Lainnya

Dua buah mobil pemadam kebakaran pemerintah kabupaten Indramayu, diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar sebuah truk trailer yang terbakar jalur pantura di Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Truk trailer tersebut hangus terbakar, saat melintas di jalur pantura mengangkut beton.

Menurut Kapolsek Losarang Kompol Mashudi, peristiwa berawal saat mobil melintas di jalur pantura mengalami ban pecah. Namun akibat muatan yang berat menyebabkan ban truk pecah dan mengeluarkan percikan api. Saat truk menepi ke jalan, hembusan angin yang kencang membuat api yang membakar truk langsung cepat menyambar.

“Setelah kami memintai keterangan sang sopir kejadian tersebut bermula ketika ban mobil tersebut pecah, akibat muatan yang cukup berat lingkar besi roda mengeluarkan percikan” tegas Mashudi kepada Amunisinews. Jumat (11/02/ 2022).

Saat api mulai membesar, warga yang melihat peristiwa tersebut langsung berupaya memadamkan api yang mulai membesar. Namun hal tersebut terkendala oleh sumber air.

“Setelah mengetahui ada api di bagian roda depan sopir menghentikan laju kendaraan dan menepi ke bahu jalan, dan berusaha memadamkan api, namun akibat tiupan angin yang besar serta tidak adanya sumber air api tidak dapat dipadamkan,” lanjut Mashudi.

Polisi yang datang kelokasi kejadian, langsung melakukan tindakan dengan mengamankan lokasi dan mengurai kemacetan yang terjadi akibat kebakaran tersebut. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya menimbulkan kemacetan, dan kami langsung melakukan tindakan dengan menjaga jarak aman warga yang melihat dengan menyebar anggota dan mengurai kemacetan yang terjadi di jalur pantura,” tutup Mashudi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.