Janji Manis VS Kembali Fungsikan Jalur hijau dari Kasie Jalur hijau

  • Whatsapp

Oleh, Syaipul

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Gunarto, Kasie Jalur Hijau Jakarta Barat tidak berkomentar saat media Amunisi konfirmasi ulang perihal Jalur hijau yang diduga dilegalkan untuk kepentingan perusahaan. (15-6-2021)

Sejak kedatangan berikutnya dengan tim dari Sudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat 9-6-2021 ke lokasi hingga berita ini terbit, dia tak berani berkomentar.

Ketua Rw.01 kelurahan Jembatan Besi, Nurdin mengatakan pihak Sudin Pertamanan datang kelokasi pukul.10.00. wib-12.00. wib dengan tim 6 orang.
“Sudah selesai semuanya bahkan tidak mengubah konstruksi, di aspal serta dikonblok agar lebih indah,” tambahnya.

Berdasarkan hasil investigasi dan temuan di lapangan dari sumber bahwa pihak -pihak lain sudah di kordinasikan terkait pencaplokan jalur hijau oleh pihak swasta.

Terpisah (DCKTRP) Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta menyebut Jalur Hijau tidak bisa dibuatkan ijin usaha maupun perijinan lain  seperti yang terjadi di jl. DR Latumenten RT.01/01 kelurahan Jembatan Besi yang telah di caplok oleh pihak swasta yang di gunakan untuk kepentingan mereka .

Terkait pemberitaan  Amunisi (8/6/2021) dengan judul ”Jalur Hijau Dicaplok Buat Keluar Masuk Mobil Perusahaan“, pada paragraf 6 jelas, Gunarto mengatakan bahwa yang mengeluarkan ijin siapa dan berapa luas Jalur hijau yang digunakan oleh mereka,  pemerintah sangat dirugikan dan hingga saat Amunisi mengkonfirmasi ulang terkait hasil kunjungan Gunarto, terkesan Gunarto menutupinya.

Gunarto,”tadi kami tinjau lokasi kembali Jalur Hijau di jl DR. Latumenten dan bicara langsung dengan ketua Rw.01 kelurahan Jembatan besi untuk memfungsikan kembali menjadi Jalur hijau saat di komfirmasi via telepon oleh media Amunisi.
“Pagar mau kita tutup dan mau di fungsikan seperti semula kembali berupa taman dan apabila ada pelanggaran kembali akan kami laporkan ke Satpol PP, bahkan  apabila ada perusakan aset, maka kami akan melaporkan kepada pihak kepolisan, pengembalian fungsi taman sambil berjalan karena nanti ada berita acara dan kami hanya ketemu dengan ketua Rw.01,”imbuhnya.
“Sayangnya tadi tidak ketemu dengan pihak perusahaan,”tambahnya .

Sesuai Perda DKI Jakarta No.1 Tahun 2014 Tentang Rencana Detail Tata ruang dan Peraturan Zonasi jelas. Bahwa pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang, baik yang di lengkapi dengan ijin maupun  yang tidak memiliki ijin, di kenai sanksi administrasi, sanksi pidana penjara dan/atau sanksi pidana denda.

Bahkan sanksi tidak hanya diberikan kepada pemanfaat ruang yang tidak sesuai dengan ketentuan perijinan pemanfaatan ruang, tetapi dikenakan pula kepada pejabat pemerintah yang berwenang menerbitkan ijin manfaatkan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang DKI Jakarta dalam ini tertuang di perda DKI Jakarta No.1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata ruang wilayah 2030.

Selanjutnya, Gunarto, ” kami ternyata menemukan dua titik, nanti yang satu akan di TL langsung oleh ibu Ine selaku kasatpel pertamanan dan kehutanan Kecamatan tambora,” ujarnya kepada amunisi via telepon. (16/06/2021) ” Abang tinggal konfirmasi ke Ibu Ine”, tambahnya (16/06/2021)

Saat dikonfirmasi Amunisi, staff kasatpel Pertamanan dan pemakaman kecamatan Tambora Lidia mengatakan bahwa Ibu Ine sedang WFH (18/06/2021). “Ada yang bisa dibantu pak”, kata Lidia

“Rencana penanaman kembali akan dilakukan pada hari Senin depan (21/062021) hasil pertemuan antara Pak Gunarto (Kasie Jalur Hijau Jak-bar), Ibu Ine (Kasatpel Pertamanan dan Pemakaman Kecamatan Tambora dan Pak Siregar selaku perwakilan Pihak Ketiga yang diindikasikan perwakilan dari Pihak Perusahaan”, imbuhnya
“Kesepakatan antara mereka dilaksanakan di sekitar lokasi taman”, tambahnya

Saat dikonfirmasi via telepon oleh Amunisi, Jum’at pukul 10.15 WIB (18/06/2021) Kasatpel Pertamanan dan Pemakaman Kecamatan tambora tidak mengangkat kontak.

Amunisi coba konfirmasi chat lewat WA mengenai rencana penanaman kembali pohon sesuai yang disampaikan oleh staff nya. Hingga saat ini Ine belum menjawab WA amunisi perihal kembali penanaman pohon.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *