Jembatan Rusak Penghubung 6 Desa Dibenahi Oleh Perusahaan

Oleh : Roesliyani

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID – Berawal dari usulan masyarakat Kapari tentang jembatan sungai Kapari yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan untuk di lalui kendaraan, khususnya kendaraan roda empat dan roda enam, warga kapari berkoordinasi dengan perangkat desa yang difasilitasi oleh Kades Kapari, Arwan, membuat usulan (proposal) kepada PT MBK ( Mulia Bhakti Kahuripan) dan PT DSN (Danista Surya Nusantara) meminta bantuan dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan.

Bacaan Lainnya

Setelah usulan masuk tidak lama pihak perusahaan merspon dan langsung melakukan peninjauan ke lokasi bersama Forkopicam kecamatan sungai laur, di dampingi Askep Humas Regional Kalimantan Barat, Bethlyawan alias Wawan, bersama petinggi petinggi PT MBK/ DSN.

Setelah melakukan peninjauan ke lokasi jembatan yang menjadi akses keluar masuk untuk enam desa, pada hari minggu 17 Oktober 2021 lalu, pihak manejemen PT MBK/ DSN langsung menyalurkan bantuan dana CSR untuk membangun jembatan penghubung antara desa di wilayah Desa Kapari, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Keterangan dari salah satu warga kapari yang tidak mau di sebut namanya menngatakan, “Jembatan Sungai Kapari sudah di ajukan ke Pemda Kabupaten untuk di buat permanen. Mengingat jembatan ini salah satu akses vital transportasi masyarakat. Apalagi Sungai Kapari ini lumayan lebar, tentunya harus di bangun dengan serius. Karena menurut warga, dari dia masih kecil sampai sekarang jembatan ini lah yang belum pernah di bangun atau diperbaiki oleh pemerintah setempat, seperti jembatan-jembatan sungai lainnya. Untung sekarang ada perusahaan yang mau peduli dengan kepentingan umum,” kata Warga.

Saat ditemui awak media Amunisinews, Wawan selaku Askep Regional Kalbar, membenarkan, “kita dari manajemen mencoba membatu pebaikan jembatan Sungai Kapari menggunakan dana CSR, PT MBK/ DSN dan sekarang sudah selesai. Memang kita membangunnya hanya dengan standar perusahaan. Tetapi kami rasa jembatan ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Dan untuk lalulintas mobil sekarang, sudah tidak ada masalah lagi untuk lewat, terang Wawan.

Wawan juga menambahkan, “bagi pengguna angkutan berat jenis truck, mohon diperhatikan ukurn berat angkutnya, jangan terlalu over kapasitas. Agar jembatan kita mampu bertahan lama, tutup Wawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.