Juru Kunci Candi Pari Berharap Generasi Muda Tetap Edukasi dan Tidak Melupakan Sejarah

Oleh: Tama Pratiwi

SIDOARJO, AMUNISINEWS.CO.ID – Di Jawa Timur mempunyai banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Banyak tempat wisata di Sidoarjo dari berbagai jenis, seperti wisata budaya, alam, tematik, sampai kuliner. Tak hanya itu, beberapa wisata sejarah yang menampilkan peninggalan-peninggalan masa lalu di Sidoarjo. Salah satunya Candi Pari, merupakan candi yang berada di Dusun Candipari Wetan, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Situs ini berasal dari Pertirtaan Dewi Sri (sebuah situs pemujaan zaman Majapahit) terlihat pada pintu bangunan candi, yaitu 1293 Saka atau sama dengan 1371 Masehi.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui Amunisi dilokasi Pak Komar (69) dan pak Imam(60) warga Candi Pari Rabu (12/1/2022) mengatakan, disini ramainya pengunjung biasanya Sabtu dan Minggu mbak. Dan terkadang dibuat calon pengantin untuk foto-foto (pra wedding).Karena semenjak pandemi sepi, soalnya tidak boleh untuk dikunjungi. Dengan dibuka dan dikunjungi daerah kita itu bisa lebih dikenal adanya situs peninggalan Mojopahit.

“Candi ini sudah ada sejak jaman dahulu ya Alhamdulillah bisa dikenal daerah kita diluar mbak,” kata pak Komar dan dibenarkan pak Imam warga Candi Pari RT 6 RW3.

Pak Imam menambahkan, pemuda disini masih kurangnya edukasi, khususnya generasi muda disini juga kurang. Beruntung sudah banyak dan ada anak sekolah yang rombongan ke sini mulai SD, SMP dan SMA guna pengenalan dan edukasi sejarah.

Sementara juru kunci Candi Pari pak Semin (63)mengatakan Candi Pari ini pernah direnovasi tahun 1999, memang ada arca yang pecah dan hilang sudah lama. Direnovasi supaya ramai pengunjung sehingga adik-adik generasi muda (pelajar)bisa mengenal edukasi budaya sejarah. Ini dibuka mulai jam 07.30.- 16.00 wib.

“Saat ini memang masih sepi karena masih pandemi,namun tiap hari ada kunjungan anak sekolah untuk tugas dan edukasi sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit,” ucap Pak Semin pria kelahiran enam puluh tiga tahun silam asli Wonogiri, Jawa Tengah tersebut.

Kalau bisa berharap sekolah – sekolah lainnya juga melakukan kunjungan ke situs Candi ini guna edukasi dan tugas sekolah.Hal ini biar tidak tergerus jaman dan lebih pengenal situs peninggalan Kerajaan Majapahit,” tutup Semin

Selain candi, di sini juga terdapat situs peninggalan lain seperti struktur pagar dan benda lainnya. Meskipun demikian, candi Pari memiliki karakter Jawa yang masih tampak mendominasi bangunan.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.