Kapolda Babel: Tidak Ada Penangguhan Tahanan Untuk Tersangka Pupuk Palsu

  • Whatsapp

 

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM- Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen Pol Anton Wahono menegaskan tidak akan memberikan penangguhan penahanan kepada para distributor pupuk yang tertangkap karena menjual pupuk palsu di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Tidak memberikan penangguhan penahanan, itu merupakan kebijakan saya agar mereka para tersangka kasus pupuk palsu merasa jera sehingga tidak lagi melakukan perbuatan yang merugikan masyarakat,” ungkap Anton kepada wartawan.

Lebih lanjut Jendral bintang satu ini mengatakan untuk membrantas peredaran pupuk palsu di wilah hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung dirinya telah mengintruksikan Subdit I indag Dit Reskrimsus dibantu Satgas Pangan Provinsi untuk melakukan razia rutin.

” Selain melakukan penindakan hukum kita juga akan melakukan penindakan preventif dengan cara mengumpulkan seluruh distributor pupuk se-babel agar membuat komitmen untuk menjual pupuk sesuai dengan regulasi, ” jelasnya.

Selanjutnya Kapolda juga menghimbau kepada masyarakat khususnya petani jangan resah, karena sudah menjadi petugas pemerintah untuk melindungi hak masyarakat salah satunya untuk mendapatkan pupuk yang layak.

” Saya juga sudah berkoordinasi dengan gubernur terkait para tersangka pupuk kadaluarsa atau palsu ini untuk dikenakan sangsi administrasi yakni pencabutan izin perusahaan dan sekali lagi saya tegaskan, masyarakat tidak usah risau karena saya akan berpihak kepada rakyat, ” pungkasnya.(boy/man)

Pos terkait