Kasus Dugaan PT. PPE Merugikan Uang Rakyat 80 M Masih Belum jelas Siapa Dalangnya

  • Whatsapp

Oleh, Lambas S

BOGOR, AMUNISINEWS.CO.ID.- Penanganan kasus PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PT. PPE) yang diduga merugikan uang rakyat senilai kurang lebih Rp.80 milyar, masih jalan di tempat.

Konon, kasus yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor sejak awal tahun 2018 itu, hingga kini masih dalam tahap menunggu hasil audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
“Terkait kasus PT. PPE itu masih terus berjalan, dan kita masih menunggu hasil audit dari BPK Pusat,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Munaji, Senin 12 April 2021.

Menurut nya , pihaknya masih belum bisa berbuat banyak karena masih tahap proses penyidikan dan masih menunggu hasil audit dari BPK entah sampai kapan selesai hasil audit tersebut.
“Kita belum tahu kapan selesai audit tersebut, karena merupakan ranah BPK pusat dan kita hanya menunggu saja,” ujarnya.

Audit yang dilakukan BPK untuk mencari tahu terkait nilai kerugian negara yang dilakukan oleh direksi PT. PPE milik Pemkab Bogor sewaktu dipimpin oleh Radjab Tampubolon.
“Audit itu tujuannya untuk mencari tahu kerugiannya berapa, kemana saja larinya uang milik negara yang pastinya merugikan negara hingga mencapai puluhan milyar,” papar Munaji.

Anehnya, sampai saat ini kasus dugaan PT. PPE sendiri masih belum menetapkan satu orang tersangka pun dari total puluhan orang yang dipanggil menjadi saksi termasuk mantan Dirutnya Radjab Tampubolon masih berstatus sebagai saksi.

Sebagaimana diketahui, terkait PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PT PPE) yang ditaksir mengalami kerugian Rp.80 miliar. Yang mana uang sebesar itu adalah bagian dari dana penyertaan modal dari Pemkab Bogor kepada PT PPE yang totalnya mencapai Rp.200 miliar.

.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *