Kejari Jakpus Musnahkan Barang Bukti Narkotika Perkara Tahun 2021

Oleh : Ramdhani

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID – Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara Narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) periode bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Pemusnahan barang bukti perkara Narkotika tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Rani Saskia, SH., MH. dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Sobrani Binzar, SH., MH.

Pemusnahan tersebut juga disaksikan oleh Kepala Kejari Jakpus, Bima Suprayoga beserta para Kasi dan Jaksa, Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dan Kepala Kepolisian Resor Metro (Kapolres) Jakarta Pusat serta Perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Kegiatan hari ini adalah bagian dari kami selaku Penuntut Umum melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba dari perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap” ujar Bima Suprayoga usai acara pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejari Pusat. Senin (30/5/2022).

Adapun barang bukti narkoba yang dimusnahkan lanjut Bima, terdiri dari Kokain 122,2 Gram, Ganja 11.810,0716 Gram, Shabu-Shabu 13.164,3092 Gram, Tembakau Sintetis 1.628,6642 Gram, Pil Exstacy 2.632 Butir dan obat terlarang Lainnya 2.352 Butir dari berbagai macam jenis.

“Selain narkoba, Kami juga memusnahkan barang bukti alat yang dipergunakan dalam perkara tersebut seperti Handphone sebanyak 1dooz dari bebagai macam merk dan alat lainnya seperti timbangan elektrik serta alat hisap,” terang Bima.

Lebih jauh lagi Bima menjelaskan, jadi total seluruh barang bukti perkara Narkotika yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 393 berkas perkara yang telah inkracht. Proses pemusnahan barang bukti dilakukan menggunakan alat Incinerator yang telah bersertifikat ISO 9001 dan ISO 14001 sehingga lebih ramah lingkungan.

“Hal ini merupakan komitment Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat beserta jajaran penegak hukum lainnya, sebagai bentuk pertanggung jawab kami kepada masyarakat, sehingga dilaksanakan secara transparan yang dihadiri perwakilan dari BNN, Kapolres dan PN Jakarta Pusat serta disaksikan oleh rekan-rekan media.” Pungkasnya.

Pos terkait