Kepala Sekolah Ini Ingin Jadi Petani Saat Pensiun Nanti

Oleh: Edy Tanjung

KAB. TANGERANG, AMUNISINEWS.CO.ID — Berangkat dari rencana akan melakukan apa setelah dirinya pensiun nanti, Kepala SD Negeri Panongan 3 Kabupaten Tangerang, Pepen Ependi, bertekad mempersiapkan diri menjadi petani. Maka, kini seusai bertugas di sekolah, dirinya tetap di sekolah yaitu di lahan belakang sekolah. Dengan mengenakan baju kaos dan memakai topi lebar bekerja sebagaimana layaknya petani hingga sore hari.

Itulah sosok Pepen Ependi. Menurutnya, ia kini rajin bercocok tanam dengan bibit yang dibelinya sendiri. Tak merasa malu jjika saat di kebun muridnya bercanda memanggilnya dengan sebutan “mamang”. Saat seperti itulah disampaikannya kepada anak murid bahwa makanan yang dimakan ada karena ada yang menanamnya. Begitu ucapnya saat kedatangan media ini pada Jumat 26 November 2021.

Pepen Ependi menceritakan soal.keseriusannya bercocok tanam. Sampai-sampai di tas ranselnya yang dibawanya kini selalu ada bibit tanaman. Ini sebagai latihannya dalam persiapan pensiun nanti. Pekerjaan sambilan sebagai petani sudah dilakoninya saat ini.

Keseriusannya menekuni bidang pertanian saat di SD Mekar Jaya Kampung Rancakebo Desa Mekarjaya Panongan, tempatnya sebagai Kepala Sekolah juga, mendapatkan kepercayaan untuk menyukseskan program Kampung Tangguh dengan ketahanan pangan dalam menghadapi pademik Covid waktu lalu.

Dirinya berperan sebagai mentor di program berslogan Mantap Betul (mandiri, tahan pangan, bersih dan unggul), dimana PT Sinar Mas Land memberikan CSR dengan memberikan bantuan bibit tanaman hias, bibit sayuran, bibit tanaman obat dan lain sebagainya.

Sekarang, Pemerintah Kabupaten Tangerang yang masuk dalam RPJMD melalui Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) memiliki program Keragamanan Hayati (Kehati) untuk sekolah-sekolah. Peserta didik diberikan pengetahuan tentang menanam, merawat, memanen buah-buahan, sayur-sayuran dan tanaman herbal.

Berbekal pengalaman, Pepen Efendi ingin memanfaatkan lahan tidur dengan mengajukannya kepada pengembang. Keinginannya agar di wilayah Kecamatan Panongan dapat dibuat perkebunan melon. Bagi Pepen Efendi hal ini peluang bagi petani untuk mendapatkan penghasilan. Terlebih dalam menghadapi susahnya mencari pekerjaan di saat ini. Selain bercocok tanam, tentunya para petani diberikan pelajaran bagaimana pemasarannya, misalnya melalui media sosial.

Kegiatan Menghasilkan

Pengalaman Pepen Efendi mempunyai anak didik yang putus sekolah setamat Tsanawiyah. Awalnya diajaknya untuk kegiatan mengelola lahan dan mau menjadi petani milenial yang menghasilkan. Produksi pertanian dalam keadaan segar di-pack untuk kebutuhan perumahan. Bahkan ada yang membeli langsung di tempat bercocok tanam. Kini setelah mengisi waktunya bercocok tanam, telah lulus pula menempuh Kejar Paket C, dan mengajak teman-temannya melakukan hal serupa.

Kepala SDN Panongan 3 dan Kepala SDN Mekarjaya ini juga memiliki teman peternak ayam. Pepen Ependi membeli kotoran ayam peternakan milik temannya untuk dijadikan pupuk kandang. Tentunya setelah diolah dan dikemas untuk dijual.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.