Ketua MA Menerima Penghargaan Pemimpin Perubahan Pembangunan Zona Integritas

Oleh: Ramdhani

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID. – Ketua Mahkamah Agung (MA), Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. HM. Syarifuddin, SH., MH Didampingi Sekretaris MA, Prof Dr Hasbi Hasan, MH dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr Aco Nur, SH., MH menerima penghargaan sebagai Pemimpin Perubahan Pembangunan Zona Integritas dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN -RB) Tjahyo Kumolo, di Artotel Suites Mangkulur, Jakarta, Senin (20/12/2021).

Penghargaan ini diberikan karena Ketua MA dinilai berhasil membangun zona integritas secara masif serta berhasil menggelorakan semangat Perubahan. Selain Ketua MA, turut mendapatkan penghargaan yang sama yaitu Pimpinan Kepolisian Republik Indonesia, Pimpinan Kejaksaan Agung dan yang lainnya.

Penghargaan ini berbarengan dengan piagam WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) WBBM (Wilayah Bebas Bersih Melayani) pada acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM tahun 2021.

Acara yang dilaksanakan secara luring dan berani ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin secara virtual.

Selain MA, terdapat 558 unit kerja instansi pemerintah yang menerima piagam WBK/WBBM, antara lain 140 unit kerja Kementerian Keuangan, 49 unit Kerja Kementerian Hukum dan HAM, 36 Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan 18 unit Kerja Kejaksaan Agung dan lain-lain.

Dalam pengarahannya, Presiden Republik Indonesia menyampaikan bahwa, penghargaan ini tidak saja sebagai apresiasi, tetapi juga komitmen unit kerja untuk tetap menjadi ikon yang melayani, sekaligus bersih dan bebas dari korupsi.

“komitmen pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada hal-hal yang bersifat seremonial atau administratif. Roadmap Reformasi Birokrasi, predikat WTP, pakta integritas, maupun anugerah WBK dan WBBM, semuanya harus termanifestasikan ke dalam budaya kerja organisasi dan pelayanan publik yang prima.” kata Wapres

KH Ma’ruf Amin juga menyampaikan bahwa segala upaya nyata harus terus dilakukan oleh unit kerja di bawah kementerian, lembaga dan pemerintah daerah agar masyarakat dapat menikmati berbagai pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, murah, dan inklusif.

Seperti diketahui tahun ini satuan kerja dari MA yang mendapat predikat WBK sebanyak 43 satuan kerja dan yang mendapat predikat WBBM yaitu 5 satuan kerja. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr Aco Nur, SH., MH, mewakili MA dalam menerima predikat WBBM dari Menteri PAN RB.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, Wakil Kepolisian Republik Indonesia Gatot Eddy Pramono, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (Anri) Imam Gunarto, dan Wakil Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, dan para undangan lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.