Kronologi KKB Kontak Senjata dengan Anggota TNI Selama 4 Jam di Pegunungan Bintang Papua, Bakar Sekolah hingga Puskesmas

  • Whatsapp

Oleh: Dedy

Papua, Amunisinews.co.id – Anggota personel TNI Satgas Pamtas 403/WP kontak senjata dengan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kontak senjata terjadi selama empat jam, Senin (12/9/2021) sejak pukul 09.00 WIT hingga 13.15 WIT. Diduga KKB yang kontak senjata dengan anggota TNI adalah KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo.

Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Christian Irreuw mengatakan baku tembak berawal saat personel Pos Tinjau Pamtas melihat sembilan anggota KKB Ngalum Kupel. Anggota KKB tersebut membawa 2 pucuk senjata SS1 dengan jarak kurang lebih 300 meter dari pos tinjau.

Dari pengamatan personel TNI, anggota KKB tersebut memantau dan memonitor pos tinjau. Situasi tersebut kemudian dilaporkan ke Danpos Kiwirok Ledta Inf Adi Susanto. Danpos kemudian memerintahkan satu regu yang terdiri dari 10 orang melaksanakan patroli.

Patroli dilakukan untuk melakukan penyergapan kepada KKB Ngalum Kupel. Baku tembak pun terjadi sejak pukul 09.00 WIT. “Pukul 09.00 WIT terjadi kontak tembak antara 1 regu patroli dengan KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo,” kata Christian melalui pesan singkat, Senin.

Saat baku tembak, personel Pos Pamtas Yonif 403/WP Prada Ansar tertembak di bagian lengan kanan. Ada dua butir amunisi menembus tulang. Sekitar pukul 12.15 WIT, terpantau KKB melakukan konsolidasi di Bandara Kiwirok.

Selain baku tembak dengan personel TNI, anggota KKB juga membakar fasilitas umum seperti Puskesmas Kiwirok, Kantor Bank Ppaua Perwakilan Distrik Kiwirok, Kantor Distrik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *