Kunjungan dan Peletakan Batu Pertama, Pembangunan Klinik Cakra Buana Medika

Oleh : Hermaya/ Otoy

PANTURA, AMUNISINEWS.CO.ID – Pengacara Andal Pengacaranya wong cilik, yang rendah hati yang kerap membantu masyarakat golongan bawah asal Kabupaten Indramayu, Toni RM, atau Toni, S.H.,M.H.meletakan batu pertama pembangunan klinik Cakra Buana Medika yang berlokasi di Desa Jatimulya Kcamatan Terisi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.Rabu, (02/02/2022).

Bacaan Lainnya

Pengacara Toni R.M didampingi dr. Mei Liyanti pemilik Klinik Cakra Buana Medika, siang ini meninjau langsung pembangunan dan peletakan batu pertama pelebaran Klinik Kesehatan Cakra Buana Medik
Kedatangan Pengacara Kondang Toni R.M disambut baik dr. Mei Liyanti dan setaf karyawan klinik Cakra Buana Medika.

“Beliau sengaja diundang untuk merestui pembangunan tambahan gedung klinik Cakra Buang Medika. Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada bapak Toni R.M yang sudah datang memenui undangan kami berkunjung di peletaka batu pertama pembangunantambahan klinik Cakra Buana Medika ini ,” ujar dr. Mei Liyanti saat di Amunisinews.co.id, Rabu, (02/02/2022) saat Peletakan batu pertama pembangunan Klinik Cakra Buana Medika.

Menurut dr. Mei Liyanti klinik Cakra Buang Medika saat ini sudah buka praktek selama satu tahun 26 mei 2021, dari satu tahun ini, “Alhamdulillah klinik Cakra Buana Medika ini, sudah sangat bisa membantu masyarakat khususnya Kecamatan erisi, penanganan dalam hal medis penanganan pertama sebelum ke Rumah Sakit, semoga masyarakat Kecamatan Terisi bisa merasa puas dengan pelayanan kami,” ungkap dr. Mei Liyanti.

Sedangkan untuk BPJS pihaknya mengajukan dan sedang alam proses, sedangkan untuk bangunan klinik Cakra Buana Medika mudah-mudahan enam bulan sudah selesai atau sebelum enam bulan sudah rampung, Ia berharap seleseinya tambahan gedung Klinik Cakra Buana Medika ini.

“Semoga dengan terbangunnya Klinik Cakra Buana Medika, dapat memberikan pelayanan kesehatan publik yang lebih baik,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.