Lima Pelaku Narkoba Ditangkap Anggota Polres Babar

  • Whatsapp

IMG-20170704-WA0023

MUNTOK, AMUNISINEWS.COM–Kembali Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat berhasil mengungkap dua kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba. Sebanyak lima orang diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan satu di antaranya merupakan residivis kasus serupa, yang baru tiga bulan lalu mengirup udara segar.

Pengungkapan kasus Narkoba tersebut, masih dalam rangkaian Operasi Ramadniyah Menumbing 2017, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah.

Hal itu disampaikan Waka Polres Bangka Barat Kompol Siswo Dwi Nugroho, AKP Andri Eko Setiawan di ruang Satres Narkoba, Selasa (04/07/2017).

“Ketiga tersangka yang diamankan pertama yaitu Dahri alias Sarwo, Irdam alias Idam, dan Ferdian Afriza alias Ayi. Ketiganya diamankan Sabtu (24/06/2017) malam, di rumah mantan mertua tersangka Ayi. Kemudian Sabtu (01/07/2017) petang, dua orang kembali diamankan. Yaitu Yossy alias Tokyek, dan Ismira alias Mira,” paparnya.

Lanjutnya, barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa 5 paket sabu seberat 0,65 gram, lima unit Hp, 2 unit motor, 1 timbangan digital, dan uang tunai Rp 170.000.

“Kelima orang tersangka saat ini sudah diamankan di Rutan Polres Bangka Barat, guna keperluan proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dikenakan Pasal 114 Ayat (1), atau Pasal 112 Ayat (1), atau Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” kata Wakapolres.

Wakapolres menambahkan,  tersangka yang diduga merupakan peredaran Narkoba lintas provinsi atau transnasional. Penyidik Satres Narkoba masih terus melakukan pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan masih ada jaringan pengedar Narkoba lainnya, yang masih berkeliaran di Bangka Barat.

“Dari hasil penyelidikan, diduga barang di pasok dari Palembang. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain,” imbuhnya.

AKP Andri Eko Setiawan menambahkan, salah satu tersangka, Ferdian Afriza lias Ayi merupakan residivis kasus serupa.

“Benar, ada satu residivis yang diamankan. Itu, si Ayi. Dia itu baru tiga bulan keluar penjara,” jelasnya.

Sayangnya, lanjut AKP Andri, para tersangka yang diamankan lebih memilih untuk tutup mulut, ketimbang membuka informasi mengenai jaringan mereka.(herman)

Pos terkait