Mahasiswa SABURAI Lakukan Giat Sosialisasi Pencegahan Covid – 19

  • Whatsapp

Oleh: Darsani

amunisinews.co.id – lampung, Wabah Covid – 19 masih mewabah di Indonesia 1 Tahun sudah Indonesia diserang Covid – 19 kondisi ini tentu berdampak pada instabilitas ekonomi Indonesia orang miskin baru akibat kehilangan pekerjaan terjadi di Masyarakat perkotaan yang menggantungkan ekonominya di pabrik industri besar dan kecil serta kantor – kantor swasta di seluruh Indonesia.

Kondisi paceklik yang menimpa masyarakat saat ini meski sudah ditanggulangi pemerintah dengan bantuan – bantuan tunai dan non tunai tetap menyita perhatian para pengamat ekonomi, sosial dan mahasiswa.

Hal ini terlihat dari adanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwai Jurai Selasa 02/04/2021. KKN tersebut dilakukan dengan sosialisasi Covid -19 terkait makanan dan gizi serta pelatihan pembuatan jamu mpon-mpon.

Sosialisasi terkait pentingnya gizi ditengah mewabahnya Covid – 19 disampaikan pemateri dari dinas kesehatan provinsi lampung Kasi Kesga Novi Franika, Acara tersebut dilaksanakan di Kelurahan Langkapura Baru dan dihadiri langsung oleh kepala kelurahan Langkapura Baru, Yasir Jaganata, S.Sos ., Kepala Lingkungan, pamong dan warga langkapura baru.

Mahasiswa dengan warga
Mahasiswa Saburai ajak warga lakukan 3 M

Dalam kesempatan itu Novi menyampaikan betapa pentingnya membangun  kesadaran masyarakat akan bahaya Covid – 19 dan betapa pentingnya melakukan upaya pencegahan sejak dini dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas,memakai masker dan menjaga jarak (3M), katanya.

Menurut salah satu perwakilan mahasiswa Reza, Covid – 19 masuk ke Indonesia Maret 2020, dan menyebar ke seluruh Provinsi termasuk Lampung yang mana covid 19 ini menjadi momok yang menakutkan bagi seluruh masyarakat Lampung. Pemerintah sudah melakukan berbagai macam cara diantaranya rapid test, swab, PSBB serta vaksinasi guna mencegah penularan Covid – 19 di Indonesia, Ungkapnya.

masih menurut Reza, hingga kini Korban Covid-19 terus bertambah dari puluhan, ratusan, bahkan ribuan. Dan tidak sedikit orang yang meninggal karena Covid maka salah satu upaya pencegahan dan sudah menjadi trand masyarakat saat ini adalah 3 M yaitu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan menjauhi kerumunan serta memakai masker.

lanjut Reza karena alasan itulah kami mahasiswa KKn Universitas Sang Bumi Ruwai Jurai mengadakan kegiatan untuk memperkuat imunitas tubuh dengan Sosialisasi Covid – 19 dibidang makanan dan gizi. Kita tahu banyak dari masyarakat kita yang menyepelekan hal kecil yang dikonsumsi mereka tanpa mengetahui kandungan dari makanan yang mereka konsumsi.

“ harapan kami dengan sosialisasi seperti  ini masyarakat khususnya warga langkapura baru dapat menyerap dan mempraktikan yang mereka dapat dari sosialisasi ini sehingga mereka dapat meningkatkan imunitas tubuh dimasa pandemi Kami juga memberikan pelatihan pembuatan jamu mpon-mpon ala Presiden Jokowi kepada ibu-ibu warga langkapura baru agar ibu-ibu lebih aktif untuk menyiasati pentingnya gizi dimasa pandemi dan ini tidak perlu mahal, untuk meningkatkan imunitas tubuh cukup dengan ramuan tradisional yang bahannya banyak kita temukan disekitar kita yaitu  jahe, empu kunyit, sereh, temulawak, kayu manis dan gula aren.” Terangnya.

Sosialisasi pencegahan Covid – 19 dan peningkatan imunitas tubuh dimasa pandemi ini diakhiri dengan pembagian vitamin C oleh Mahasiswa kepada warga hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat didalam perang melawan Covid -19.

Sementara itu Sekdes Langkapura Fitria sari, S.Sos saat ditemui wartawan di ruangannya senin 19/04 menyampaikan “dengan adanya KKN ini kita sangat terbantu, masyarakat juga sangat senang karna selain membantu mengingatkan tentang prokes dan membuat jamu empon-empon mahasiswa KKN juga melakukan daring, dibantu Rt mengumpulkan anak-anak SD untuk diberi materi belajar bersama ini sangat positif, edukatif dan informatif bagi warga saya”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *