MASYARAKAT APRESIASI PEMBANGUNAN DINAS PEKERJAAN UMUM PUTR KABUPATEN KETAPANG

  • Whatsapp

Oleh: Teguh

KETAPANG, AMUNISINEWS.CO.ID – Pada tanggal (22/12/2021) lalu, Tim awak media Amunisi lakukan investigasi di lapangan temui sejumlah masyarakat yang berada di beberapa tempat dilaksanakannya kegiatan khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang/(PUTR) Kabupaten Ketapang Kalimantan barat (KAL-BAR) Bidang Cipta Karya/(CK) dan Bina Marga/(BM) di salah satu contoh di wilayah yang rusak parah dan tergenangi air pada saat musim penghujan tiba.

Bacaan Lainnya

Seperti yang dikatakannya Atan salah satu masyarakat Desa Negri Baru yang melintasi jalan di area Desa Pelang Pematang Gadung yang sudah di laksanakan oleh PT. TAMARIN dengan Konsultan CV.JAVA BIMA CITRA Bidang Bina Marga jenis pekerjaan Pemeliharaan Berkala/Rehabilitasi jalan (khusus Kabupaten Ketapang) jalan pematang Gadung-Pelang dengan Dana DAK penugasan Kabupaten Ketapang dengan anggaran Rp.19.799.418.000 (Sembilan belas miliyar tujuh ratus sembilan puluh sembilan empat ratus delapan belas ribu rupiah) dengan biaya sebagian pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.

“Saya merasa sangat bersyukur dan mengapresiasi pembangunan saat ini, yang kini jalan kami diperbaiki dan  sudah dibangun dengan cukup baik dengan cara penempatan Tata Ruang yang sangat tepat sasaran, juga masa pelaksanaan kegiatan tepat waktu dari batas yang sudah ditentukan dan hasilnya maksimal,” jelasnya kepada tim awak media Amunisi (02/01/2022).

Tidak hanya itu juga, salah satunya masyarakat Canci yang berasal dari Tumbang Titi saat ditemui tim awak media Amunisi di lapangan mengatakan, meskipun pekerjan belum begitu maksimal berdasarkan penilaian masyarakat di lapangan khususnya penyelenggaraan peningkatan jalan Tumbang Titi-Tanjung-Marau dengan Anggaran sebesar Rp.10.512.898.000 (Sepuluh miliyar lima ratus dua belas juta delapan ratus sembilan puluh delapan rupiah) yang dikerjakan oleh PT.Zulmar Alzahra Pratama dan Tritunggal rekayasa khatulistiwa.

“Saya selaku masyarakat sangat bersyukur dan merasa berterima kasih kepada pemerintah dikarenakan sudah sekian tahun jalan kami rusak parah dari Tumbang Titi sampai ke Kecamatan Jelai Hulu Riam Kota dan sungguh sangat memprihatinkan. Dan setelah masuknya anggaran pemerintah secara bertahap ke wilayah kami, saya berharap agar sampai ke Riam Kota Kecamatan Jelai Hulu supaya semakin mempermudah masyarakat kami untuk pulang pergi ke Kabupaten Ketapang dan wilayah kami semakin berkembang serta meningkatkankan ekonomi masyarakat dan segala macam hal yang azas manfaatnya bisa lebih baik lagi dirasakan masyarakat di area perdalaman”.

Canci, melanjutkan, “sekali lagi saya merasa sangat berterimakasih atas perhatian pemerintah yang sudah mau mendengarkan suara hati rakyat, sudah memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya dari sebelum infrastruktur jalan, baik pembangunan yang sudah di liput oleh tim awak media Amunisi melalui berita online Amunisinews.co.id juga suara hati kami selaku masyarakat sudah diwujudkan, sudah mempermudah masyarakat yang dahulunya kesulitan melintasi jalan yang berlumpur kini jadi cukup enak dilalui. Tentunya kami dukung apapun demi pembangunan,” ujarnya Canci kepada tim awak media Amunisi (22/12/21) lalu.

Tambahan lagi dari Supardi, salah satu masyarakat yang melintasi jalan Agus Salim kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang saat ditemui tim awak media Amunisi di lapangan mengatakan, “khususnya di wilayah ini sering kali tergenangi banjir yang tepatnya berada di tengah Kota Ketapang, meskipun ada salah satu kegiatan pekerjaan drainase, saluran air yang belum terselesaikan dengan batas waktu yang sudah lewat dan dengan denda. Namun setidaknya pemerintah sudah mencoba memperhatikan dimana jalan yang sekiranya berpotensi banjir yang mempengaruhi Tata Ruang sudah tepat sasaran, meskipun namun dari azas manfaatnya belum benar-benar bisa memenuhi syarat dan melewati dari batas yang ditentukan, tapi setidaknya bisa kita dukung untuk ke depannya agar ditingkatkan lebih baik lagi,” jelas Supardi.

Sementara Sandi dari Lembaga Swadaya Masyarakat/(LSM) Aktivis Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup/(AMPUH) berharap, “mewakili suara hati masyarakat pada setiap pembangunan yang dilakukan dan kegiatan proyek, kita sebagai masyarakat mendukung agar ke depannya pembangunan jalan maupun saluran air drainase yang ada pada setiap wilayah yang rusak parah supaya lebih ditingkatkan lagi, dengan hasil yang mana itu secara penempatan Tata Ruang harus tepat sasaran yang mana terlebih dahulu dikejar maupun diprioritaskan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat maupun pengguna jalan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *