Mencoba Kabur Saat Ditangkap, Bandit Ditembak Subdit Jatanras Polda Babel

  • Whatsapp

IMG-20170824-WA0004

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM—Tiga bandit spesial pencurian rumah kosong berhasil ditangkap oleh Tim Subdit III Jatanras Dit Rekrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi,  Selasa(22/08/2017).

Ketiganya pelaku pembobolan rumah disebuah rumah kosan yang berada di jalan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Ketiga pelaku dengan inisial ES,  ZK dan FR diringkus Buser Jatanras berdasarkan LP/B- 42/VIII/2017/BABEL/SEK. BUKIT INTAN/RES. PKP, tanggal 15 Agustus 2017 dengan pelapor Andi Sudrajat (28).

Dalam pers realese yang di gelar di Mapolda Babel, Rabu(23/08/2017) Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum)  Polda Kepualauan Babel, AKBP Wahyudi mengatakan dalam melakukan aksinya, pelaku masuk ke rumah korban sesaat rumah dalam keadaan ditinggalkan penghuninya,

“Pelaku berhasil menjarah isi rumah korban (Sudrajat-red) berupa 1 unit laptop merk Asus, hp Blackberry, hp Strawberry, hp android merk Asus dan Tab Advance. Total kerugian sebesar Rp. 8.000.000,” jelasnya.

Lebih lanjut Wahyudi katakan barang hasil curian dijual ke penadah dengan inisial ES, Dan Es juga berhasil kita amankan.

“Hasil interogasi tersangka Erik, barang tersebut di dapat dari ZK dan FR, kemudian sekitar pukul 22.00 wib kita berhasil mengamankan kedua pelaku tersebut disebuah rumah kontrakan yang berada dijalan Gajah Mada, Rangkui kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Wahyudi juga sebutkan saat hendak dibekuk salah seorang tersangka dengan inisial ZK ini sempat melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga petugas melumpuhkannya dengan timah panas,

” Tsk ZK ini sempat mau kabur dan melawan petugas, jadi terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas di kaki kirinya, ” tambahnya.

Selanjutnya ia juga menyebutkan, berdasarkan keterangan pelaku mereka bahwa telah melakukan aksi pencurian dengan membobol rumah di enam lokasi yang berbeda.

” Atas perbuatannya Pelaku ES akan dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara sedangkan ZK dan FR dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara,” pungkasnya.(boy/man)

Pos terkait