Mengaku Usahanya Legal, Ternyata Dua Bos PT Pulomas Jadi Tersangka

  • Whatsapp
direktur pulomas-oke
Direktur PT Pulomas ditetapkan jadi tersangka

PANGKALPINANG,AMUNISINEWS.COM-Acun,  jurubicara PT Pulomas berkali kali kepada media baik lokal maupun nasional mengatakan kegiatan pengerukan alur di Muara Sungai Jelitik Sungailiat serta penambangan pasir kwarsa dan pasir bangunannya legal atau ada izin, rupanya itu ternyata hanya kedok saja.

Hal tersebut dibuktikan dengan ditetapkannya kedua Bos PT Pulomas menjadi tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (17/4) yakni Dirut Sudarmadji dan Direktur Cabang, Dennis.

“Ya jadi saat ini ada penambahan tersangka baru sebanyak 2 orang. Semuanya dari pihak PT Pulomas yakni Dirut SS dan direktur Cabang, DN. Dengan begitu berarti sudah 3 tersangka ditetapkan,” kata Patris kepada wartawan pada Senin siang (17/4)

Kedua Bos PT Pulomas ini bernasib sama, menyandang status tersangka menyusul mantan orang nomor satu di kabupaten Bangka Yusroni Yazid yang sudah terlebih dahulu ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung beberapa hari yang lalu.

Diketahui sebelumnya, PT Pulomas ini melakukan kegiatan pengerukan alur muara pelabuhan Sungai Jelitik Sungailiat pada tahun 2011 disaat Yusroni Yazid menjabat sebagai Bupati Bangka (2008-2013), hanya kegiatan pengerukan alur itu tidak dibiayai oleh Pemerintah Daerah kabupaten Bangka tetapi hasil galian pengerukan alur itu berupa material timah dan pasir kwarsa serta pasir bangunan itu bisa dijual oleh PT Pulomas.

Permasalahannya, saat itu Pemda kabupaten Bangka lupa mengeluarkan ijin penambangan pasir kwarsa dan pasir bangunan dari kegiatan PT Pulomas tersebut serta Pemda kabupaten Bangka juga semestinya tidak mengeluarkan ijin pengerukan alur tersebut karena ijin yang resmi adalah dari Kementerian Perhubungan.

Ijin itu juga baru bisa dikeluarkan Kementerian Perhubungan setelah ada rekomendasi dari Distrik Navigasi di Palembang yang dilengkapi dengan peta garis navigasi pengerukan alur tersebut..(herman)

 

 

 

Pos terkait