Meriah, Cap Go Meh di Singkawang

  • Whatsapp

 

Cap Gomeh - 1

AMUNISINEWS.COM, SINGKAWANG —Hari Raya Cap Go Meh dirayakan oleh umat Khong Hu Chu, setiap 15 hari setelah hari raya Imlek.

Seperti perayaan Cap Go Meh oleh masyarakat Thionghoa di Singkawang. Perayaan tersebut dilakukan sudah turun temurun, yang diyakini akan membawa berkah bagi semua bidang usaha, akan terhindar dari gangguan roh jahat.

Karena itu, perayaan Cap Go Meh tidak lepas dengan atraksi Liong, Barongsai, Thatung, dan gotong Thopekkong yang tujuannya mengusir semua roh jahat.

Menurut kepercayaan yang masih kental di Singkawang, kalau jalan yang sudah dilalui atraksi tersebut baik toko, tempat usaha, bahkan penontonnya akan terhindar dari roh jahat.

Roh jahat akan terusir niscaya tahun yang akan dijalankan akan membawa berkah melimpah.

IMG-20170213-WA0025
Hioe Tjin Kiong,pembina Cettya Tri Dharma Hiet Lui Ciong Kiun, yang sudah berdiri sejak 1993, di Singkawang, juga turut ambil bagian meramaikan Cap Go Meh tahun 2017, selama 2 hari dari tanggal 10-11 Februari ( Cap Sie dan Cap Go tanggalan Imlek).

Afung alias Bonny dan rekannya pengusaha dari Lokasari, Jakarta Barat. saat ditemui wartawan Amunisi di Singkawang, mengatakan, dia dan reka-n-rekannya kompak pulang ke Singka-wang untuk meramaikan Cap Go Meh, khususnya untuk vihara Hiet Lui Ciong Kiun. “ Kami termasuk binaan vihara itu,” jelas Bonny.

“Harapan kami, budaya Cap Go Meh yang sudah melekat di hati masyarakat Singkawang, dapat dilestarikan dan dikemas yang lebih baik oleh pemerintah daerah agar dijadikan moment wisata mancanegara. Sehingga mendatangkan devisa yang memakmurkan masyara-kat Singkawang dan Kalimantan Barat,” ungkap Bonny.-   (bobon/linardi)

Pos terkait