Muhammad Rizal Turun Lubang Menyemen Batu Pertama Pembangunan Mesjid An Nur

  • Whatsapp

Oleh: Edy Tanjung

KAB TANGERANG, AMUNISINEWS.CO.ID — Anggota DPR RI dari PAN Muhammad Rizal mengapresiasi pembangunan masjid An Nur yang berlokasi di kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, beberapa hari lalu.

Muhammad Rizal yang merupakan wakil rakyat untuk pusat yang membidangi Komisi 8 bermitra dengan fokus keagamaan, sosial, bencana, perempuan dan anak tersebut, sigap turun ke dalam lubang galian untuk menyemen batu sebagai simbolis dimulainya pembangunan pondasi mesjid An Nur.

Peletakan batu pertama pembangunan mesjid dengan lahan tanah seluas lebih kurang lebih 800 meter persegi tersebut, dilaksanakan setelah panitia pembangunan mesjid memberikan pemaparan yang dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Yani Sutisna.

Selaku Asisten Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Tangerang Yani Sutisna mewakili Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar. Yani Sutisna mengucapkan terima kasih kepada panitia dan menyampaikan mesjid sebagai tempat beribadah shalat dan kegiatan lainnya yang bermanfaat.

“Kita sebagai masyarakat religius untuk kebutuhan beribadah dilindungi oleh Undang Undang,” kata Yani Sutisna.

Setelah Muhammad Rizal melakukan penyemenan batu kali, peletakan batu pertama secara bergantian dilakukan Ketua DKM An Nur. Dilanjutkan oleh Sekretaris Camat Curug, Lurah Binong, Lurah Sukabakti. Kegiatan dimulai siang hari itu selesai setelah waktu shalat Ashar.

Muhammad Rizal yang merupakan wakil rakyat dari daerah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan ini, seusai acara mengatakan dirinya mengapresiasi rencana pembangunan mesjid An Nur yang cukup luas dan berbiaya besar.

“Untuk peletakan batu pertama, Pengurus DKM datang ke rumah menyampaikannya. Saya mengapresiasi dimulainya pembangunan mesjid An Nur. Semoga segera dapat digunakan umat Islam untuk shalat sebagai ketakwaan kepada Allah SWT,” tutur Rizal.

Ditambahkan Muhammad Rizal, dirinya mengapresiasi inisiatif pembangunan mesjid tersebut. Katanya, berdasarkan pemaparan panitia, lahannya cukup luas yakni sekitar 800 meter persegi, yang berasal dari hibah dan donasi serta dari pengumpulan dana dengan kotak amal di jalan.

“Saya berharap pembangunan mesjid An Nur yang berlangsung dengan gotong-royong ini agar dapat cepat selesainya sehingga bisa digunakan secepatnya, yakni untuk shalat dan pengajian serta kegiatan lain yang bermanfaat,” sambungnya.

Saat ditanya tentang pengajuan bantuan dan animo besar masyarakat untuk pembangunan mesjid An Nur, Muhammad Rizal yang tinggal di Perumahan Binong Permai menyatakan mendukungnya. “Tentu saja dengan lebih dulu mengajukan proposal,” tandasnya.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *