Musda Golkar Kota Tual Ditunda, Fadilah Pertanyakan Status Kependudukan Bakal Calon DPD

  • Whatsapp
received_1503835239627678
Yunus Serang dan fadilah

TUAL, AMUNISINEWS.COM – Musda partai Golkar Kota Tual, yang bertujuan untuk melaksanakan pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), ditunda hingga menungu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menyangkut persoalan status kependudukan salah satu bakal calon.

Hali ini dikatakan, Fadilah Rahawarin. S. Ip kepada wartawan AmunisiNews Sabtu (8/4), saat tatap muka di gedung Elpeteq.

Fadilah Rahawarin mengatakan, bahwa Pemimpin sidang Richard Rahakbauw menundah sidang sampai memperoleh keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yakni menyangkut status kependudukan salah satu bakal calon Ketua DPD saudara Yunus Serang, dan berdasarkan keluhan dari salah satu calon kandidat yang nama-nya juga slelau tercatat dalam sejarah Pemekaran Kota Tual yaitu saudara Fadilah Rahawarin.

Richard Rahakbauw juga berjanji untuk seluruh kader partai Golkar Kota Tual, bahwa akan berupaya dalam waktu dekat untuk mebawa berkas – berkas pendaftaran bakal calon Dewan Perwakilan Daerak (DPD) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP), sehinga memperoleh satu keputusan siapa yang layakan menjadi ketua DPD partai Golkar kota Tual.

Pimpinan sidang juga tidak mau mengambil satu keputusan berdasarkan pertimbangan – pertimbangan yang nanti-nya akan menyebabkan keretakan maunpun perpecahan dalam kubuh partai Golkar kota tual.

Lebih lanjut Fadilah Rahawarin, bahwa diri-nya juga sangat berharap untuk seluruh kader partai golkar supaya harus bersabar dan menahan diri sehinga demi menjaga keutuhan partai.

Menurut Fadilah Rahawarin, Musda partai Golkar Kota Tual tidak menuai hasil karena “Steering Komite” dalam hal ini tidak mampu mengambil satu keputusan ferivikasi pemberkasan dari saudara Yunus Serang.

Fadilah Rahawarin merupakan salah satu kandidat partai Golkar, dan yang nanti-nya akan siap bakal calon ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), yakni diri-nya sanggat keberatan dengan status kependudukan yang dimiliki oleh saudara Yunus Serang dan sampai saat ini tidak memiliki KTP Kota Tual.

“Diri-nya berkeinginan untuk steering komite jauh lebih efiktif dalam ferivikasi pemberkasan dari masing – masing bakal calon ketua, bukan hanya melainkan mengunakan surat keterangan dari RT setempat,” tegasnya.

Harapan Fadilah Rahawarin, seluruh kader partai Golkar jauh lebih sabar demi mewujudkan kedamaian serta mampu untuk menjaga keutuhan partai golkar Kota Tual.

“Fadilah sangat optomis bahwa putusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) saya pasti yang terpilih sebagai ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kota Tual. (FP-19)

Pos terkait