Nahas, Maksud Hati Terapi Kesehatan Nenek Tewas Tersambar KA

  • Whatsapp
TKP di Lintasan Kereta Api (Gambar : Wan)

Oleh : Lutfi Hermawan

 

AMUNISINEWS.COM, Sidoarjo – Nasib tragis menimpa nenek renta, maksud hati ingin refleksi kaki di Simpang perlintasan kereta api, Jumaiyah berusia 80 tahun asal Desa Sumorame Kecamatan Candi Sidoarjo justru tertabrak kereta api Jurusan Penataran Surabaya – Blitar di kawasan Candi.(5/1) kemarin.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Candi, Kompol Kusminto. Insiden tersebut terjadi pada pukul 08.27 Wib. Pada awalnya, korban hanya ingin mencari angin. Lantas korban berjalan dari rumahnya dan berhenti di Simpang akses jalur kereta.

Nah, pada saat di Simpang jalur kereta tersebut, korban berjalan disepanjang akses jalur tersebut yang mana dikelilingi batu krikil. “Tujuannya untuk refleksi kaki (kesehatan) dengan cara melewati batu krikil itu. Dia jalan di sepanjang Simpang jalur kereta tersebut,” ungkap Kompol Kusminto saat dihubungi melalui sambungan selularnya. Kamis (5/1).

Bersamaan dengan itu, lanjut Kusminto, ada salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari perlintasan kereta, melihat laju kereta dari arah Utara (Surabaya) hendak ke Blitar. Sementara korban sebelumnya sudah diberitahu jika ada kereta yang hendak melintasi jalur tersebut.

“Setelah diteriaki, ternyata enggak ada respon. Bisa jadi korban tidak mendengar teriakan warga tersebut. Dan akhirnya tertabrak,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka – luka di bagian kaki dan tubuhnya. Bahkan, kepala korban juga pecah akibat benturan keras tersebut. Korban dinyatakan meninggal saat di TKP. Kini, korban sudah di evakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo.

 

 

 

Editor : Ryan Septriyawan

 

Pos terkait