Ormas Gardu BTP, Aksi Damai di Depan KPK

  • Whatsapp
aksi damai ormas tolak Pansus DPR RI yang terindikasi dugaan pelemahan KPK

Oleh: Budi Setiawan

aksi damai ormas tolak Pansus DPR RI yang terindikasi dugaan pelemahan KPK
Aksi damai ormas Gardu BTP tolak Pansus DPR RI yang terindikasi dugaan pelemahan KPK

MENUNTUT SN AGAR DAPAT DI PROSES KEMBALI

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM – Aksi damai di halaman depan gedung KPK, Senin (9/10/2017). Aksi damai berjumlah 50 orang yang tergabung dalam gardu BTP dijaga  aparat kepolisian.

Ketua umum Gardu BTP Drs.Minhan dalam orasinya mengatakan masyarakat  harus dukung penuh Lembaga Anti korupsi KPK ini.

“Kita perkuat lembaga KPK dengan adanya Pansus Hak Angket di DPR RI yang ingin adanya pelemahan untuk KPK,” tegasnya. ” Kita mendukung KPK meskipun Setya Novanto yang menang dalam prapradilan baru-baru ini. Kita mendukung penuh KPK agar secepatnya mengeluarkan Sprindik Baru agar  SN dapat di periksa kembali dalam kasus E-KTP yang telah merugikan keuangan Negara,” tambahnya.

Menangapi menangnya praperadilan Setya Novanto, dia menyebut  SN ini betul-betul licin dalam beberapa kasus yang pernah menjeratnya. Tidak pernah dapat tersentuh hukum. “Saya yakin betul dengan istilah Sepintar-pintar Tupai melompat pasti akan Jatuh juga nantinya, “tegas Minhan.

Gardu BTP sebagai ormas Gerakan Dukung Bersih Tegas Pintar mencermati dan mengamati kegelisahan dan keresahan masyarakat karena putusan Praperadilan yang memenangkan tersangka Setya Novanto.

Menurutnya, masyarakat semakin miris karena hukum ternyata tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas   Hakim adalah utusan Tuhan dalam menegakkan keadilan di muka bumi ini, hakim tidak boleh buta hati nurani, bila hakim buta hati nurani maka hukum negeri ini menjadi rusak.

“Hakim tidak boleh dibeli atau disuap dalam memutuskan perkara, berlakulah benar-benar sebagai kepercayaan bagi masyarakat luas tentunya bangsa dan dalam menegakkan keadilan. Bila hakim bisa diduga disuap, hakim bukan saja sudah mengelabui masyarakat dan bangsa, akan tetapi Hakim juga sudah korupsi jabatannya demi menegakkan keadilan berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Gardu BTP mengimbau kepada seluruh hakim agar bukalah hati nurani, jadilah hakim yang benar-benar memberi rasa keadilan kepada masyarakat, bertanggung jawablah penuh kepada negara dan bangsa. serta Tuhan Yang Maha Esa.

“Jangan sampai Hakim itu menjadi singkatan dari ‘Hubungi Kami Kalau Ingub Menang. Ingat dosa, ingat anak istri, harta tidak dibawa mati, azab sengsara akan menanti baik dalam hidup ini maupun di akhirat,” tandasnya.
Gardu BTP mewakili masyarakat mensuport dan mendukung kerja KPK, inilah satu-satunya lembaga yang masih menjadi tumpuan rakyat untuk memberantas korupsi, jangan putus asa, semakin dihadang para koruptor rakyat akan semakin mendukung kerja KPk.

“Kami harapkan terbitkan segera Sprindik baru untuk mengusut koruptor Kakap Setya Novanto dan segera tangkap. Kami juga mengharapkan KPK berbenah, semakin menyempurnakan managemen sehingga tidak memberi ruang celah lagi kepada koruptor. Bila perlu KPK sadap saja hakim-hakim yang menyidang para koruptor, biar tahu jujur ,. gak para hakimnya, jangan lagi ada keputusan hakim yang melukai hati masyarakat,” ujarnya lagi.

Editor Maliki HD

 

 

 

editor: malik hd

Pos terkait