Pada Elemen Bangsa dan Kepada Semua Lapisan Masyarakat Jangan sampai Terpapar Pemahaman Radikal

  • Whatsapp

Oleh, Budi Setiawan

WONOGIRI, AMUNISINEWS.CO.ID.- Anggota MPR/DPR.RI, Hj.Endang Maria Astuti,S.Ag.SH,.MH melaksanakan amanat Konsitusi kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat, Ormas, Pemuda, Mahasiswa, Perempuan, PKK, Karangtaruna.acara kegiatan Sosialisasi di gelar pada hari,Rabu,(7/4/21).di Aula Sasrawati, Wonogiri, Jawa-tengah.

Dalam acara Sosialisasi tetap mematuhi Protokol kesehatan untuk memutus matai rantai Covid-19.menggunakan masker, Cek suhu tubuh, Mencuci tangan, Jaga jarak.

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI. ini dilaksanakan sesuai amanah dari Undang-Undang MD3 yang menugaskan dan mewajibkan kami Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi di daerah pemilihan masing-masing.

“Hj.Endang Maria Astuti sebagai Anggota MPR/DPR RI di dapil IV  meliputi, Wonogiri, Sragen, Karanganyar. saya berkewajiban turun ke tengah masyarakat untuk mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar, yakni: 1. Pancasila, 2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, 3.  NKRI, dan 4. Bhinneka Tunggal Ika,”tegas Wanita Politisi Partai Golkar kepada para peserta yang hadir dalam mengikuti Sosialisasi 4 Pilar tersebut.

Lebihlanjut ditegaskan wanita di dua periode duduk di Parlemen Senayan, 4 Pilar ini harus ditanamkan sedini mungkin dalam jiwa para mahasiswa, ormas, dan lainnya. karena merekalah yang akan menjadi generasi masa depan penerus bangsa, dan agar lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengenal dan mengamalkan Pancasila dan UUD Tahun 1945 dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR RI juga para mahasiswa bisa memahami Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia  Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.
“Semua peserta yang hadir dalam acara, Sosialisasi 4 Pilar.menyambut baik dan antutias atas acara kegitan pemahaman nilai-nilai leluhur bangsa.dan untuk terus di implementasikan dalam kehiduapan bermasyarakat,”pungkasnya.

Para peserta yang hadir dalam merespon kegiatan sosialisasi 4 Pilar.sangat menerima masukan-masukan dan saran, menurut pendapat salahsatu peserta yang hadir dari ormas (organisasi masyrakat).Bangsa Indonesia dengan dasar Pancasila sangat luar biasa karena toleransi beragama betul-betul berjalan dengan baik hanya saja justru pemerintah yang kurang serius ketika adanya Hoak’s yang menyikapi radikal.

Tentunya, ini menjadi perhatian serius untuk kita cegah sedini mungkin kepada elemen bangsa,dan kepada semua lapisan masyarakat. jangan sampai terpapar pemahaman radikal dan untuk melakukan aksi ajang bunuh diri, yang menurutnya, jihad tentunya, ajaran ini sesat untuk di pahami bersama. dalam melakukan aksi bunuh diri.
“Dalam menyikapi yang terpapar radikal semestinya dari pihak kepolisian yang menangani terorisme, harus dapat berdialog. dan duduk bersama, untuk berdialog tentang persoalan yang di hadapi bangsa. dan dengan cara dialog tersebut agar dapat mencari solusi terhadap yang terpapar pemahaman radikal,”ujar salahsatu pertanyaan dari peserta.

Ditegaskan kembali, Disini tentunya,harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehinga apa yang di harapakan pemerintah dapat terwujud.coba kita melihat contoh ketika waktu masa lalu di era Presiden orde baru.yang terkenal pada masa lalu pemerintahan yang di kenal kejam dan 32 tahun.berkuasa tetapi,merasa adem-ademayem tidak adanya tentang radikal dan terorisme.kini malah marak terjadi terorisme dimana-mana.
“Berarti ada yang salah dalam pembinaan pada masyarakat, dalam segala hal masyarakat. pada waktu dulu dianggap kurang berpendidikan. tetapi tatanan masyarakat, justru baik,dan santun. tetapi kenapa sebaliknya di era sekarang masyarakatnya.dalam mengenyam pendidikan lebih jauh tinggi. akan tetapi terkesan tidak memiliki jiwa berpendidikan, dengan zaman semakin modern ini bangsa. semakin rasa individualis, dan kerukunan, kepekaan,dan jiwa gotong royongnya.semakin tidak nampak,”ungkap salahsatu peserta.

Padahal semua itu suatu cerminan dalam dasar negara kita tentunya, jika ingin bangsa kita berwibawa di mata negara lain ya harus benahi semua dari hulu, hingga ke hilir. dalam menata pemerintahaan. dan menata Sosial. tentunya,dengan ada kegiatan sosialisai 4 pilar. untuk dapat di implementasikan terus menerus dalam kehidupan bermasyarakat, dan berbangsa.

Ketika zaman orde baru ada yang nama nya kegiatan Pemahaman P4. yang dilakukan oleh pemerintah. dimasa itu yang konsen menagani P4 (Pedoman Penghayatan, Pengamalan Pancasila).untuk itu tidak salahnya, sekarang di carikan solusi untuk kebaikan bangsa.
“Hj.Endang yang duduk di komisi VIII DPR RI.menyambut hangat masukan-masukan tanya jawab yang dilakukan peserta sosialisai 4 Pilar. yang di selenggarakan, dengan berjalan lancar, dan disambut baik oleh para peserta. dalam hal masukan ini tentunya,kami akan perjuangkan dan masukan di Senayan dalam rapat nanti bersama stakeholder yang membidanginya,” tegas wanita bersahaja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *