Pameran Artefak Rasulullah SAW dan Para Sahabat Di Bulan Suci Ramadhan 1442.H

  • Whatsapp

Oleh, Red

JAKARTA, AMUNISINEWS.CO.ID.- Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman membuka kegiatan Ramadhan Festival 2021 dan pameran artefak Rasulullah SAW di Hall Convention, Jakarta Islamic Center, Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 3 Mei mendatang. Jumat (23/04).
“Pameran seperti ini penting bagi masyarakat Indonesia khususnya kaum muslimin untuk mengenal lebih jauh sosok Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dengan melihat benda-benda peninggalan Rasulullah SAW dapat melepas kerinduan, mengetahui sejarah hidup, kepribadian serta perjuangan baginda Rasulullah SAW dalam mengenalkan dan menyebarkan agama Islam,” jelas Wawan.

Selama 11 hari, pameran artefak Rasullulah SAW dan para sahabat akan mewarnai bulan suci ramadan 1442 H. “Tujuan utamanya agar publik bisa mengetahui dan meneladani sifat-sifat baik dari Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Kemudian menginspirasi keteladanan dan menerapkannya dikehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Di kesempatan yang tergolong langka ini, ia mengajak seluruh warga Jakarta untuk berkunjung ke pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabatnya di JIC, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. “Alhamdulillah, lokasi pameran artefaknya ada di Jakarta Utara, semoga menjadi keberkahan untuk kita semua,” tutur Wawan didampingi Camat Koja, Ade Himawan dan Lurah Tugu Utara, Handayani.-dirilis.utara.jakarta.go.id.

Saat mendatangi pameran tersebut, para pengunjung diharapkan mematuhi ketentuan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Prokes tetap menjadi kunci utama untuk mencegah penyebaran COVID-19 di berbagai kegiatan dan itu harus dipatuhi oleh semuanya,” tegasnya.

Kenali Lebih Dekat Artefak Rasulullah SAW
Sisi lain- Guna Mengenal lebih dekat perjuangan baginda Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya untuk mensyiarkan agama Islam tergambar nyata dalam pameran artefak tersebut.

Beragam benda-benda peninggalan Rasulullah SAW seperti tongkat, pedang, alat panah, kiswah, sorban, janggut, rambut, kunci makam Rasulullah SAW dan sebagainya mengisi pameran. “Alhamdulillah, pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabat diadakan di JIC jadi tidak harus pergi jauh-jauh ke Turki untuk melihatnya. Bahagia sekali saya dan keluarga bisa melihat artefak ini secara langsung sehingga rasa rindu dengan baginda Rasulullah SAW terobati,” tutur Saiful, salasatu pengunjung dari Jakarta Pusat, Jumat (23/4).

Dengan antusias, ia mengajak istri dan anak-anaknya untuk mengunjungi pameran artefak pada hari pertama pembukaan. “Sengaja saya ajak anak-anak kesini biar mereka bisa melihat langsung dan menanamkan rasa kecintaan terhadap Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Kita kasih penjelasan ke mereka tentang benda-benda peninggalan yang ada disini,” ujarnya.

Saat menyaksikan secara dekat sejumlah artefak, ia memusatkan perhatiannya ke rambut Rasulullah SAW, pedang dan alat pemanah. “Yang paling menyentuh itu saat melihat rambut Rasullullah SAW. Kemudian saat melihat pedang dan alat pemanah ada spirit yang memberikan semangat untuk terus berjuang,” ucap Saiful.

Hadirnya pameran artefak Rasulullah SAW dan para sahabat di JIC diharapkan mampu menginsipirasi umat muslim agar mempraktikan keteladanan Nabi Muhammad SAW di kehidupan sehari-hari. “Adanya barang-barang peninggalan Rasulullah SAW bisa meningkatkan nilai ibadah dan menambah kecintaan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Di zaman sekarang ini, banyak generasi yang hanya mengetahui nama nabi tapi tidak banyak yang paham tentang nilai-nilai sejarah baik dari sahabat dan penerusnya,” terang Ketua Panitia Penyelenggara, Muhammad Rizqi atau yang kerap disapa Ekky Pitung.

Ia menjelaskan, ada 35 item yang ditampilkan dan bukan hanya sekedar peralatan perang melainkan kiswah makam Rasulullah SAW, kiswah kabah zaman usmani, kunci makam Rasulullah SAW, sorban, tongkat, telapak kaki, sendal, dan lain-lain. “Untuk masyarakat umum silahkan hadir karena ini kesempatan yang luar biasa. Dengan nilai Rp 50 ribu sebagai infaq untuk menjaga dan merawatnya. Jadikan ini semua niat baik dan ikhlas untuk melestarikannya,” tambahnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *