Panitia Lelang Terindikasi Lakukan Praktik  Kongkalingkong

  • Whatsapp
IMG-20170211-WA0010
Dokumen lelang

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM–Dugaan panitia lelang telah mengarahkan kepada satu perusahaan yang sudah dijagokannya itu terlihat pada persyaratan dokumen lelang yang mencantumkan bahwa dukungan untuk tiang pancang wajib dari perusahaan yang ada di Pulau Bangka, sedangkan di Pulau Bangka hanya ada satu perusahaan yang memproduksi tiang pancang beton yaitu CV Bumi Perkasa Pratama.

Pada salah satu syarat dukungan disebut “memiliki surat dukungan pabrikan ( supporting letter) pabrik tiang pancang yang ada di bangka”.

Syarat itulah sengaja dibuat panitia lelang untuk memuluskan salah satu pemenang, dimana CV Bumi Perkasa Pratama perusahaan yang memproduksi tiang pancang beton itu dukungannya sudah dikunci oleh salah satu peserta lelang.

Lelang tersebut pada paket Pembangunan gedung Kuliah Politehnik Kesehatan Pangkalpinang APBN 2017 dengan pagu dana RP 15.986.300.000,-

Persyaratan lelang itu sangat tidak masuk akal dan diduga sengaja dibuat panitia untuk memuluskan salah satu pemenang dan ada dugaan sudah mengarah kepada praktek Kongkalingkong dalam lelang. Karena sudah mengarah kepada salah satu pemenang tender.

Sewaktu Aanwijing, peserta lelang lain sudah menanyakan tentang dukungan itu kepada panitia lelang, tetapi panitia lelang tetap pada teorinya. Celakanya lagi, satu satunya produsen tiang pancang di Pulau Bangka CV Bumi Perkasa Pratama tidak mau memberikan dukungan dengan alasan dukungan sudah dikeluarkan kepada salah satu peserta lelang.

“CV Bumi Perkasa Pratama tetap tidak memberikan dukungan walau sudah diupayakan semaksimal mungkin oleh peserta lain,” keluh peserta lelang lain kepada wartawan pada Jumat (10/2) di Pangkalpinang.

Menariknya, sewaktu peserta lelang dari lain yang meminta dukungan kepada CV Bumi Perkasa Pratama, Indra salah satu staf di CV Bumi Perkasa Pratama dengan  no Hp 0819054699xx bahwa yang menandatangani surat dukungan sedang keluar daerah sampai (18/2) sedangkan batas akhir pemasukan penawaran adalah pada (16/2).

Masih menurut Indra bahwa surat dukungan sudah ada satu yang dikeluarkan pada (8/2) kepada perusahaan lokal.

“Kami sudah mengeluarkan dukungan kepada slah satu peserta lelang yaitu perusahaan lokal pada (8/2),” katanya.

Ketika disinggung bahwa yang menandatangani surat dukungan apakah Saudara Welly selaku Direktur CV. Bumi Perkasa Pratama No HP 08111722xx, Indra katakan bahwa Welly sedang berburu.,

“Maaf pak, pak Wellly sedang berburu,” katanya singkat.

Ketika hal itu ditanyakan kepada Welly melalui telepon, Welly menjawab tidak lagi mencampuri urusan internal CV BPP dan menyerahkan sepenuhnya kepada stafnya.

” Saya tidak lagi memcampuri urusan internal CV BPP dan semuanya sudah saya serahkan sepenuhnya kepada staf saya,” jawab Welly melalui telepon.

Welly tambahkan, CV BPP sudah mengeluarkan dukungan terlalu banyak hingga tidak bisa lagi mengeluarkan dukungan,

“CV BPP sudah mengeluarkan dukungan terlalu banyak, jadi CV BPP tidak bisa lagi mengeluarkan dukungan untuk itu,” tambahnya.(herman).

Pos terkait