Pasca Banjir, Saluran Baru Enam Bulan Selesai Sudah Hancur

  • Whatsapp

pasca-banjir-pekerjaan-hancur-casban-megapolitan

BEKASI, AMUNISINEWS.COM – Pasca Banjir Akibat hujan Minggu ( 24/9/2016 ) lalu, menyisakan banyak persoalan baru, ambruknya pekerjaan saluran di Perum Alamanda, Jl.Lampe blok E Rt 5 09/10 Kelurahan Mustika Sari,Kecamatan Mustika Jaya,Kota Bekasi.

Hasil monitoring media Senin hingga Rabu dini hari hamparan batu kali sisa-sisa setelah  terhempas terjangan air hujan yang mengepung wilayah Mustika Jaya Kota Bekasi masih dibiarkan begitu saja tanpa ada cepat tanggap dari pemerintah daerah khususnya Dinas Bina Marga Dan Tata Air Kota Bekasi guna memperbaiki saluran tersebut.

Yang parahnya lagi pekerjaan yang baru saja dirampungkan pada 31/3/2016 silam hancur. Kontraktor ternyata hanya menikmati hasilnya saja tanpa mempertimbangkan mutu dan kualitas dan kuantitas mutu pekerjaan.

Dan bagai mana dengan para pengawas dari konsultan,dinas terkait sehingga pekerjaan yang baru beberapa bulan selesai, baru silahturahmi dan salam ciuman dari air saluran warga saja pekerjaan baru rampung 6 bulan silam sudah roboh?

Terpisah Ketua Bidang Pemerhati Infrastruktur Indonesia ( PII )  Anda Suryanto, mengatakan bahwa seharusnya pekerjaan saluran air yang berada di perum Alamanda Jalan Lampe Rt 9/10 sebelum dikerjakan harus melihat situasi lokasi sekitarnya apakah rawan dengan limpasan air yang datang dan masuk ke lokasi saluran sehingga mereka lebih berpartisipasi saat mengerjakan pekerjaan tersebut.

Kedudukan sepatu atau realisasinya yang jelas sehingga dapat menahan,sebagai penahan pemasangan kedudukan batu yang akan di kerjakan dan di pasangan dapat bermanfaat satu sama lainnya.

Tambah Anda, sehingga ketika musim hujan dan pasang pekerjaan saluran mutu dan kualitasnya dapat terjamin tidak bermain-main dengan spek yang dituangkan dalam RAB.

“Jangan sampai pekerjaan yang telah dikerjakan oleh rekanan Dinas Bina
Marga Dan Tata Air Kota Bekasi  tidak bermain-main dengan anggaran yang di danau dari APBD dan hasil pekerjaannya dapat dinikmati oleh masyarakat kota bekasi bukannya menjadi korban dan lagi-lagi masyarakat Kota Bekasi  yang dikorbankan akibat pekerjaan yang dikerjakan asal bapak senang (ABS),” cetusnya .

oleh casban

 

Pos terkait