Pemerintah Harus Tegas Terhadap Pekerjaan Galian Fiber Optik

  • Whatsapp

kabdel-optik-casban-megapolitan-jpg-oke

BEKASI , AMUNISINEWS.COM,  Terkait Kegiatan Galian Utilitas Fiber Optik diawali dari Galaxi jalan Noer Ali sepanjang jalan raya sisi Kalimalang,Rawa Tembaga,Hasibuan dan Jalan Raya Narogong Siliwangi yang menggunakan ruang milik jalan, Senin ( 10/10/2016). Pekerjaan tersebut menggunakan bahu ruang milik jalan (Rumija).

Bahkan hasil pengembalian galiannya masih minim dan asal-asalan tak sesuai dengan perjanjian awal sesuai peraturan dan undang-undang daerah milik jalan ( damija), seharusnya para pengawas dan pelaksana teknis ruang milik jalan (rumija) baik dari dinas maupun pemohon harus konsisten dengan tanggung jawabnya di setiap kegiatan galian-galian baik galian kabel PLN,Gas,Pipa Pam, dan fiber Optik yang ada di Kota Bekasi.

Diharapkan kedepan baik dinas maupun para pengusaha BUMN,BUMD maupun rekanan-rekanan pihak pertama pada saat pelaksanaan  baik yang  sudah mengantungi ijin dari dinas dan lingkungan di wilayah masing-masing harus lebih Memperhatikan kebersihan,keindahan dan ke keindahan ( K-3 ),safety land dan proses pengembalian serta pemadatannya harus lebih diperhatikan.

Karena setiap kegiatan proyek utilitas harus menjaga K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan) dan tidak mengganggu pengguna jalan dan setiap pelaksanaannya harus diawasi pengawas lapangan (waspang), baik dari instansi maupun dari pihak penyedia kegiatan dan tekanannya.

Mendapati maraknya galian-galian yang ada di Kota Bekasi, menarik perhatian berbagai pemerhati baik dari ormas maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Terpisah Kepala Bidang Pemerhati Infrastruktur Indonesia (PII) Anda Suryanto, mengatakan bahwa sangat disayangkan bilamana para pelaku usaha tidak tertib administrasi, Sehinggga yang di khawatirkan ini salah satu penyebab rusaknya infrastruktur di Kota Bekasi, dan tak menutup kemungkinan ini adalah penyebab akibat kebocoran anggaran. Karena setelah di bangun di rusak kembali oleh para pelaku usaha galian, baik itu  Galian fiber optik NBC,telkom,kabel pln,pipa gas dan pipa PAM.

Setelah di bangun jalan,drainase dan pedesterian eh kembali di rusak oleh galian – galian yang sedang berjalan di Kota Bekasi. Apalagi ini tanpa memperhatikan k3-nya lagi dan bagai mana dengan kenyamanan,keamanan para pengguna jalan baik pengguna jalan maupun pengendara yang melintas di wilayah dan lokasi tersebut.

Tambahnya, seharusnya pemerintah dan para pelaku pengusaha baik itu BUMN,BUMD, dan swasta harus lebih mementingkan kepentingan orang banyak,jangan hanya mementingkan penghasilan untung ruginga tanpa memikirkan kedepannya. “Ya, istilahnya saling mengerti dan memahami satu sama lainnya ( sumbangsihnya ) dengan adanya kegiatan yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat Kota Bekasi jangan sampai menjadi persoalan baru di mata masyarakat.” cetusnya
*Casban

Pos terkait