Penggunaan ADD/DAD Desa Popo Perlu Diaudit

  • Whatsapp
pr=yek emnang- nasional
Proyek embung yang sudah mulai hancur (foto: n tarang)

TAKALAR, AMUNISINEWS.COM- Dugaan adanya penyimpangan penggunaan anggaran dana desa (ADD) dan dana alokasi desa (DAD) di desa Popo,  kecamatan Galesong Selatan,  kabupaten Takalar bukan tidak beralasan.  Pasalnya beberapa proyek yang dikerjakan langsung di desa tersebut banyak yang tidak sesuai dengan Bistek.

seperti misalnya  pembuatan embung yang dianggarkan puluhan juta rupiah belum lama setelah dikerjakan sudah rusak,  pasangan- pasangan batu gunung di pinggiran embung sudah rusak sehingga tidak mungkin lagi bisa menampung air untuk kebutuhan petani.

Selain itu pengerukan sungai yang dianggarkan kurang lebih delapan puluh juta rupiah sesuai dengan hasil Musrembang tidak dikerjakan padahal menurut warga sungai tersebut memang harus dikeruk karena sudah mengalami pendangkalan sampai di hulu.

Bostan Tata,  Kepala Desa Popo saat dikonfirmasi langsung tentang hal tersebut mengatakan bahwa pekerjaan embung itu sudah dilakukan sesuai dengan petunjuk tehnis kalupun ada kerusakan pada tanggul itu dia tidak tahu karena sudah dikerja sesuai dgn RAB.

Terkait dengan pengerukan sungai Bosta Tata mengatakan itu memang tidak dikerjakan karena usulannya ditolak di dewan namun sebelumnya Bostan Tata pernah mengatakan bahwa anggaran pengerukan sungai itu dialihkan ke proyek lain karena ada yang lebih penting.

Menurut sumber penggunaan dana desa dan dana alokasi desa di desa Popo seharusnya diaudit karena dugaan penyalagunaan terindikasi di lakukan okeh kepala desa termasuk mark up proyek lain pada anggaran  tahun 2015-2016. (nasir tarang)

editor: hendra usmaya

Pos terkait