Pengusulan Terminal Kedatangan dan Gedung BK Bandara Ilu Terbentur Lahan Hak Ulayat

  • Whatsapp
Kepala Bandara Ilu Sunarsa ST saat diwawancarai wartawan Amunisi.

Puncak Jaya, Amunisinews –Pagar pembatas area Bandar Udara (Bandara) Ilu yang memiliki total luas panjang keliling  1.900 meter  untuk saat ini masih belum menyeluruh. Yang terpasang hanya 714 meter, sebab masih menyisakan 1.234 meter lagi area bandara yang belum dipasang pagar pembatas yakni persis berada diarea runway.

Kepala Bandara Ilu, Sunarsa ST menjelaskan, untuk tahun ini 2017 pembangunan pagar sudah selesai tapi masih belum semuanya terselesaikan karena menyesuiakan anggaran yang ada.

“Tahun ini 2017  total area yang sudah dipagar baru sepanjang 714 meter dengan ketinggian pagar sekitar 2,2 meter  tinggal 1.234 meter dengan total panjang 1.900 meter  dan sisanya akan diusulkan tahun 2018,” ujarnya.

Selain itu, saat ini di Bandara Ilu  tengah dilakukan pengusulan  pengerjaan pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan bandara. Pembangunan yang memakan anggaran APBN harus menunggu pembebasan lahan.

“Kami terbentur dengan Hak Ulayat karena pemerintah kabupaten harus menyelesaikan dulu pembayaran hak Ulayat agar secepatnya dibangun, untuk pengusulan pembangunan terminal dan keberangkatan bandara dari kementerian pusat  sudah merespon tinggal peninjauan (review) kembali

Sebagaimana diketahui, Bandara Ilu  saat ini  menjadi salah satu bandara yang ada di Puncak Jaya panjang 1900.

“Kedepan di 2018 yakni pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan bisa terwujud dan bisa masyarakat menikmatinya keberadaan Bandara Peritis di Papua Barat masih jadi tumpuan bagi masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan  Hak Ulayat yang selalu jadi permasalahan,” ungkapnya.

Ditanya mengenai berapa anggaran yang dibutuhkan untuk program pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan, pihaknya mengaku belum dapat menaksir angkanya. Namun diakui pihaknya untuk pembangunan terminal kedatangan dan keberangkatan butuh kerja sama semua pihak baik pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat.  (Rahman)

Pos terkait