Penjahit Edarkan Puluhan Ribu Pil Koplo

  • Whatsapp

Oleh : Tama

 

Muat Lebih

AMUNISINEWS.COM, Sidoarjo – Kiat memberantas peredaran narkoba oleh jajaran kepolisian Indonesia terus digalakkan. Hal itu juga terus dilakukan oleh Kepolisian Sektor Kota Sidoajo, Alhasil dua pengedar pil jenis Double LL(koplo)berhasil diamankan Kepolisian Sektor Kota Sidoarjo pada Senin (29/5) ini, dengan barang bukti uang tunai Rp.470.000 dan 57.000 pil doble LL Dari penangkapan dua pengedar warga Desa Punggul RT 04 RT 02 kecamatan Gedangan yakni Wahyu Santoso(23) dan Abdul Mukhid (37) RT 02 RW 02.

Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Rochsulullah mengatakan, penangkapan mereka berdua pada hari senin(22/5) sekitar pukul 00.40 Wib di warkop jalan desa Punggul. Tersangka saat ditangkap memang tidak ditemukan barang bukti,namun hanya mendapati sisa uang penjualan sebanyak Rp.470.000 dan dari pengembanfan didapati 57.000 butir pil dobel LL oleh kedua  tersangka Wahyu Santoso dan Abd.Wakhid.

Selanjutnya penyidik melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka lain yang terlebih dahulu tertangkap yakni arifin, dari tangan arifin petugas mampu mengamankan sebanyak 50 pil dalam kemasan plastik kecil dari hasil pembelian dari Wahyu Santoso seharga Rp.75.000. Sedangkan menurut keterangan Wahyu barang tersebut berasal dari Abdul Mukhid pegawai aluminium yang juga tetangga Wahyu beda RT namun satu desa ujar Rochsul.

Kompol Rochsul menambahkan jadi tersangka ini sama-sama warga Desa Punggul Kecamatan gedangan cuma beda RT.Dan dari hasil kedua tersangka berhasil diamankan sebanyak 57.000 (57 kantung plastic)pil jenis dobel LL dan uang tunai Rp.470 ribu uang hasil penjualan terang Rochsul kemarin.

Sementara pengakuan tersangka Wahyu S yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit rata-rata dijual  ke pekerja 100 butir dengan harga Rp.120 ribu. Dan Abdul wakhid menjual ke Wahyu karena dirinya dulu mantan pemakai akunya kepada wartawan.

Keduanya kini menyesal dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan mendekam di tahanan Mapolsek Sidoarjo Kota.

 

Editor : R. Septriyawan

Pos terkait