Perjudian Marak di Surabaya, Keseriusan Kinerja Kepolisian Dipertanyakan

  • Whatsapp
IMG-20170731-WA0054
Foto:ilustrasi/ist

SURABAYA, AMUNISINEWS.COM- Bisnis judi memang menjanjikan, namun tidak semua untuk meraup keuntungan yang menggiurkan.Bagi bandar atau pelaku usaha judi itu tidak di makan sendri. Namun hasil judi tersebut disinyalir dan diduga dibagi rata oleh oknum-oknum aparatur negara yang membentengi kegiatan perjudian tersebut.
Disinyalir lokasi perjudian di wilayah hukum Polrestabes Surabaya ini, yang tepatnya di diXwilayah hukum Polsek Tambaksari, bebas beroperasi tanpa ada rasa takut dari aparat  penegak hukum dari kepolisian setempat.

Dari pantauan di jalan kawasan Bronggalan Surabaya terdapat gudang yang digunakan untuk perjudian jenis dadu. Tidak hanya itu, judi burung dara juga berada di lokasi yang sama. Seperti yang di keluhkan beberapa  warga yang bertempat tinggal  di kawasan perjudian dadu yang tidak ingin dikorankan.

Dirinya bercerita bahwa judi ini, diminati dari berbagai warga kota Surabaya. Ada juga dari warga luar kota, namun perjudian ini oleh tersentuh sama sekali dari aparat penegak hukum dari kepolisian.

“Tempat judi ini tidak tersentuh sama Polisi mas. Lanjut sumber, banyak warga yang berbondong-bondong ingin bermain judi dadu di tempat itu. Jika masuk ke tempat perjudian dadu bebas masuk namun jika ada wajah baru pasti dipertanyakan yang bagian keamanan, saat memasuki pergudangan jika di pantau gudang tersebut tidak jauh dari lokasi judi burung dara yang tampak gang besar dan memang pengunjung judi burung dara-nya banyak,” ungkap sumber kepada wartawan (30/07).

“Setahu saya, banyak juga oknum-oknum yang diduga membentegi perjudian itu. Gimana mau ditindak, lah wong terlibat didalamnya,” keluh warga.

Kapolsek Tambaksari Kompol. Prayitno saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya pada, Sabtu (29/07) belum mengetahui lokasi judi tersebut, namun pihaknya  akan melakukan pengecekan lokasi bersama anggota.

“Kita akan berkoordinasi dengan kanit intel dan kanit reskrim Polsek Tambaksari, untuk menindak tempat perjudian tersebut,” tutur Kompol Prayitno.

Kapolsek menambahkan, jika perlu kita akan berkoordinasi ke pihak Polrestabes Surabaya jika memang personilnya kurang untuk menindak tempat perjudian tersebut.

Sebelumnya perjudian memang menjadi penyakit masyarakat yang merupakan atensi khusus oleh dari Kapolri untuk dibasmi. Meskipun sudah diberitakan diberbagai media ironis, kegiatan judi dadu di jl Bronggalan Surabaya masih tetap beroperasi, dan belum ditindak sebagaimana mestinya jika aparat Kepolisian mengetahui adanya tindak perbuatan pidana. Hingga masyarakat mempertanyakan kinerja pihak kepolisian dixdaerah-daerah khususnya Surabaya yang masih belum sepenuhnya melaksanakan perintah Kapolri langsung.(wan/tam)

Pos terkait