Pertemuan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni S.S.M.Si. Dengan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar, M.H.

  • Whatsapp

intan jaya

Jayapura, Amunisinews.com– Bertempat di ruang Rupatama telah berlangsung pertemuan antara Kapolda Papua, Irwasda, Karo Ops, Wadir Intel Polda Papua dengan Bupati, wakil bupati dan Tim Sukses  no 3 Intan Jaya. Adapun penyampaianya Karo Ops menjelaskan terima kasih atas kehadiran bapak- bapak  sekalian yang sudah  luangkan waktu  untuk hadir dalam  undangan  secara lisan ini, polri sebagai pengemban tugas kamtibmas harus  pro aktif dalam keamanan nantinya kita akan pertemukan semua antar paslon.

Pertemuan tersebut membahas beberapa materi antara lain materi, bagaimana situasi Intan Jaya  kondusif, “karena  sudah  terjadi tindakan anarkis yaitu pemalangan bandara dan pembakaran kantor”. Bagaimana supaya tim paslon no 2 bisa menerima kekalahan. Bagaimana pemerintah Kabupaten Intan Jaya pembangunan bisa berjalan dengan Baik

Lebih lanjut Karo Ops mengatakan, Kapolri sudah ambil langkah langkah memerintahkan kapolres dan pejabat Polda, angkatan BM dari Makassar untuk memulihkan situasi di Intan Jaya dan lakukan pendekatan terhadap pihak gereja (namun ada beberapa hamba tuhan yang terlibat didalamnya), mahasiswa yang ada disana harus kita libatkan, “pemuda buat KKR,  pertemuan dengan  tim sukses  no 2 dan akan selalu lakukan pendekatan kemereka supaya ada kesepakatan politik, Pemerintahan bisa berjalan (ASN tidak ada disana).

“Bahwa kita berharap supaya pak Bupati harus serius mau membangun dan menyiapkan fasilitas agar ASN mau kesana, tidak ada pemerataan dalam  jabatan struktural di pemerintahan. Mahasiswa yang ada disana agar difasilitasi untuk bekerja. Biaya perdamaian cukup besar (yang ditakuti oleh paslon no 2) bagaimana menyiapkan dana tersebut,” katanya.

Disamping itu Bupati Natalis Tabuni  S.S.M.Si.,  menyampaikan terima kasih atas waktu yang  sudah menerima kami untuk  bicarakan perdamaian di Intan Jaya  ada beberapa yang sudah menjadi keputusan, setelah  tim kami berdiskusi dan ada 3 point yang  jadi agenda mungkin ada penambahan redaksi dari pihak kepolisian yaitu langkah -langkah konsolidasi antara tim mereka dan tim kita supaya sama – sama dapat menerima, “korban perang dan kerusakan kami siap menangung semuanya  karena sesuai adat, yaitu cari kulit bia untuk perdamain walaupun hanya 1 tetapi sangat berharga karena  aturan adat.semua korban dari kami sudah selesai, bahwa filosofi kami sama dengan di Timika perdamaian bisa makan bulan bahkan tahun.

Lebih lanjut Bupati mengatakan Kalau  perdamaian bisa disepakati yaitu korban mati bayar kepala, nanti kita upayakan dengan  DPRD yaitu merubah APBN / APBD, karena setelah  putusan MK saya bukan lagi  milik partai pendukung namun milik masyarakat Intan Jaya untuk  membangun bersama – bersama

“Kami tidak diskriminasi sama lawan politik  bahkan akan kami rangkul asalkan mereka mau menerima, masalah  pegawai kami sesuaikan dengan  gol dan aturan yang berlaku. terima kasih kepada bapak Kapolda yang  sudah  memfasilitasi kami dengan cara ini  dan akan ada pertemuan kelanjutan. Kami mohon maaf memang banyak  Kabupaten di Papua namun Kabupaten Intan Jaya yang mungkin banyak  menyita waktu,” katanya.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Intan Jaya  mengatakan sebenarnya dalam penerimaan ASN tidak  ada diskriminasi, kalau  diberi tugas mereka malas,Kami sangat berat pergi ke Intan Jaya  jika belum ada kesepakatan antara tim paslon no 2 , kemarin saja kantor masih ada yang  dibakar.

“Pilkada sudah dilaksanakan  bahkan PSU sudah selesai tetapi mereka tidak mau menerima kekalahan Janji mereka bahwa setiap minggu ada pembakaran kantor dan perang selama 5 tahun kedepan kami berharap  dipertemukan semua disini supaya semua bisa selesai,” katanya

Kembali Karo ops menjelaskan untuk  paslon no 2 sementara ada di Jakarta namun kami sudah  menghubungi  katanya  hari jumat baru bisa ke Jayapura dan kami berharap pada Bupati harus ada LO di Jayapura untuk sewaktu-waktu dihubungi

“Kita sudah komitmen politik untuk para korban sebagai bentuk finansial, kami akan rangkul mereka seperti sebelumnya dijadikan kepala dinas, kenapa saat ini ASN tdk ada di Intan Jaya karena mereka sudah ikut serta dalam politik sehingga mereka takut utk naik, nanti akan kita bahas di Nabire, terkait ring 1 dlm Paslon 2 kami akan dan tetap rangkul utk duduki jabatan.

Disampinga itu pak kapolda menjelaskan kemarin karo ops sudah  ketemu dg tim no 2 dinabire dan saat ini tim no 3 kedepan akan perjuangkan semua utk solusinya dan mendapat pemahaman untuk  mereka, kami polda papua memastikan bhw pasca putusan MK jika ada kerusuhan kami akan tindak sesuai dengan Peraturan yang Berlaku.

Kapolda Irjen Drs. Boy Rafli Amar,  M.H, dalam sambutannya mengatakan, kemarin Karo Ops sudah  ketemu dengan  tim no 2 di Nabire dan saat ini tim no 3 kedepan akan perjuangkan semua untuk solusinya dan mendapat pemahaman untuk mereka. “Kami Polda Papua memastikan bahwa pasca putusan MK jika ada kerusuhan lagi akan diproses, dan sampai saat ini sangat  masih ada untuk penindakan proses hukum. Mudah – mudahan  konsep  yang sudah  dilakukan tim bupati dalam  ambil langkah-langkah perdamaian bisa tercapai, mudah – mudahan  ada komunikasi apa maunya pihak mereka, kita tidak mau berlarut-larut dalam konflik,” ujarnya.

Tomas, anggota DPRP, tim sukses no 3 menyampaikan terima kasih atas dukungan keamanan di Intan Jaya. “Kita negara hukum, mengapa para pelaku pembakaran dibiarkan, kita sebelumnya  sudah buat komitmen siap kalah atau menang, tetapi hingga sekarang belum ada yang ditangkap, tolong dilacak yang jadi aktornya,” katanya.

Maria tim sukses  no 3 juga menjelaskan, info yang beredar di Intan Jaya bahwa Natalis Bupati  adalah orang dari luar Intan Jaya padahal beliau adalah  putra terbaik Intan Jaya karena mamanya orang asli suku Moni dan sampai matipun akan dimakamkan di Intan Jaya

Kata Irwasda, kita bersyukur memiliki kapolda karena lebih mengutamakan adat, politik dan hukum, kalau diluar Papua kebalikannya yaitu lebih mengutamakan hukum, politik baru adat. jadi lebih  mengutamakan adat terlebih sudah ada korban jiwa, kalau pihak Polri langsung tegakan hukum dampaknya akan luas karena ini terkait politik, jadi kami sangat berharap dari  semua komponen masyarakat terlebih anggota dewan agar ikut pro aktif dan bekerja sama dengan  pihak Polri untuk  sama-sama  memfasilitasi perdamaian.

Catatan untuk Bupati
1. Dalam kerusuhan korban konflik Pilkada Kabupaten  Intan Jaya pihak Bupati siap menanggung biaya korban yg meninggal dunia maupun luka- luka serta kerusakan baik kantor maupun rumah.

2. Kami Akan  merangkul semua masyarakat / tim sukses lain utk menduduki jabatan dalam pemerintahan sama halnya 5 tahun yg lalu.

3. Bupati terpilih akan melakukan rapat terkait ASN yang  saat ini tidak ada di Intan Jaya terutama ASN yang  netral untuk naik ke Intan Jaya terlebih dahulu agar pemerintahan bisa berjalan dalam pelayanan kepada masyarakat.  (Rahman)

Pos terkait