Peserta Kebanyakan Anak di Bawah umur, Panitia Musik DJ Diduga hanya Mencari Untung

  • Whatsapp

FB_IMG_1495539046068

SINGKAWANG, AMUNISINEWS.COM-
Sebuah acara bernamakan Event The Light Star Party menuai sorotan tajam dari sejumlah masyarakat

Acara itu adalah sebuah acara music DJ yang digelar pada tanggal 13 Mei 2017, Grand Mall Singkawang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

Namun sayangnya panitia acara tersebut diduga hanya mencari keuntungan semata.

Bagaimana tidak, peserta yang dikenakan tarif Rp 100,000 itu. justru menyasar mayoritas anak di bawah umur yang semestinya belajar di rumah ketimbang mengikuti joget bersama hingga malam.

Panitia dianggap tidak peka dengan permasalahan yang hadapi generasi bangsa saat ini.

Sisi positif dari acara tersebut terasa nihil, acara yang dimulai dari pukul 16.30 sd 18.00 dan berlanjut pada 21.00 wib hingga selesai itu mendapatkan tanggapan miris dari para orangtua yang khawatir anak anaknya ikut serta.

Acu (38), salah satu orangtua dari anak yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengakui tidak tahu tujuan acara tersebut untuk apa.

“Anak saya minta uang, katanya buat ikutan pesta, makanya saya datang, mau liat pesta apa,” ujar Acu.

Sementara itu Andy, penanggung jawab acara tersebut menyatakan bahwa mereka ke depan akan lebih selektif dalam menjual tiket kepada peserta, khususnya anak di bawah umur.

“Untuk ke depan kita akan upayakan anak di bawah umur agar tidak ikut,” ujar Andy.

Ditanya lebih lanjut, mengapa tidak dimulai dari awal menyeleksi pesertanya, Andy mengaku kecolongan.

Peserta yang membayar tiket masuk senilai Rp 100,000 mendapatkan kacamata, serbuk berwarna, kaos, dan bomb asap.

Diduga acara seperti ini sering diadakan di Kota Singkawang, dengan lokasi yang berpindah-pindah.

Tentunya dengan peserta di bawah umurnya yang dominan, ditambah lagi selesai acaranya yang mendekati tengah malam. (bobon santoso)

Pos terkait