Plang IMB Bodong Digunakan Sejumlah Bangunan

  • Whatsapp

palng bodongAMUNISINEWS.COM,  Bekasi – Memasuki tahun 2016 Kota Bekasi sudah dipadati pertumbuhan dan perkembangan penduduk yang begitu pesat, bahkan tak luput para investor yang akan mengembangkan sayap bisnisnya  di Kota Bekasi, mereka akan menjalankan prosedural peraturan-peraturan Pemerintaham Kota Bekasi. Kota Bekasi pun diciptakan akan menjadi Kota smart city.

Namun sangat disayangkan hal tersebut tidak diikuti para investor yang akan membuka peluang usahanya di Kota Bekasi. Banyak para investor  yang melakukan pelanggaran prosedural administrasi di Kota Bekasi.

Salah satu contoh kecilnya tak sedikit dari mereka terkadang memasang  plang yang diduga  bodong. Salah satunya bangunan yang berada di Jalan Cipete Raya Rt 005/01 Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi telah memasang plang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Aspal yang memang perizinannya yang masih dalam tahap proses di dinas terkait.

Ironisnya plang IMB berukuran besar berwarna orange yang dipasang oleh salah satu oknum Dinas sudah tidak di terbitkan lagi, yang ada plank IMB perodak dari Dinas BPPT Kota Bekasi berukuran 30 X 60cm berwarna biru putih.

Menurut Kabid Pelayanan Pengendalian Perizinan Jasa Usaha BPPT Kota Bekasi Lintong Ambarita menjelaskan, bahwa plang yang berwarna orange yang memakai teriplek sudah lama tidak diterbitkan lagi. “Produk BPPT plang IMB saat ini berwarna putih biru yang berukuran 30 X 60cm, “pungkasnya Lintong Ambarita waktu lalu di ruang kerjanya.

Terpisah, mengenai pembangunan yang sedang berjalan, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Distako Kota Bekasi, Nurdin Manurung mengungkapkan, bahwa bangunan yang berdiri di Kota Bekasi harus memiliki surat izin mendirikan bangunan (IMB), kalua izinya sedang di proses pembangunan tidak di perbolehkan membangun sebelum mendapatkan surat izinnya.

“Sesuai Perda nomor 15 tahun 2012 jelas di situ, retribusi izin mendirikan bangunan, sanksi pada Bangunan Tanpa IMB pasal 37 berbunyi : terhadap bangunan yang dibangun oleh perorangan atau badan hukum tanpa dilengkapi Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan (SIPMB) dari Pemerintah Darah dapat di kenakan tindakan.  (Cas)

 

Pos terkait