PPAT Diminta segera Tandatangani AJB Tanah Balok Hablawi

  • Whatsapp
foto-0019
M Islamsyah Arifin

AMUNISINEWS.COM,  SERANG- Notaris/ Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) M Islamsyah Arifin, SH dalam pesan singkatnya memanggil Balok Hablawi, ahli waris dari Sakirah binti Nawi yang resmi  ditunjuk oleh sebanyak 18 orang ahli waris lainnya sebagai kuasa jual atas tanah kurang lebih 5 hektar.

Tanah milik keluarga itu sisa dari yang dipegang oleh mantan lurah Komaruzaman seluas 3 Ha dan Sutomo kurang lebih 5.5 Ha (tercatat pada letter C No.218 seluas 12,807 Ha persil 10 dan 20).

Pemanggilan Balok Hablawi bersama pembeli tanah  H Yusron Effendi dijadwalkan Kamis (15/9) di kantor notaris di jalan KH Abdul Hadi No. 55 Kebon Jahe, Kota Serang, Banten akan dipertemukan dengan PT Abhaya dan sdr Zarkasih, Ahmad Sudiro (mantan kades P.Panjang) oleh Notaris M.Islamsyah Arifin, SH

Persoalannya notaris tinggal menandatangani surat akta jual beli. Hingga berita ini diturunkan akta jual beli (AJB) antara Hablawi dan H Yusron belum ditandatangani karena notaris minta pembayaran 10% dari Rp 360 juta.

foto-balok-hablawai-h-yusron
Balok Hablawi

Menurut Balok Hablawi, dia dan 18 ahli waris lainnya berniat untuk menjual tanah waris tersebut tanpa menimbulkan masalah hukum di kemudian hari seperti layaknya kasus lain yang menimbulkan konflik.

Tanah milik Sakirah berada di Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, tepatnya berada pada persil 10 / 20 blok sero dan blok pring.   Pada 2 Agustus 1996, Sakirah meninggal dunia di Kampung Peres, desa Pulo Panjang Kec Pulo Ampel Kab. Serang Banten.

Sedangkan suaminya Zainul bin Saiman telah lebih dahulu meninggal dunia, tepatnya pada 1 Juni 1978 karena faktor usia tua.

“Sekarang kami dalam proses AJB, karena saya inginkan proses jual beli ini legal, tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, atau bermasalah nantinya” kata H Yusron Effendi.

Ironisnya lagi, notaris belum tanda tangan, kendati sudah menyerahkan data-data seperti surat keterangan kuasa waris, Gambar bidang tanah, SPPT tahun 2016 atas nama Sakirah binti Nawi, girik (leter C) atas nama Sakirah, surat keterangan tidak sengketa dan surat persetujuan jual ahli waris. “Proses registrasi sudah selesai, demikian juga bukti pembayaran BBHTB dan uang sebagai jasa untuk PPAT” ucap H Yusron di dampingi Balok Hablawi saat menghadap di notaris.

Sementara itu H Yusron mengatakan dalam pertemuan dengan notaris sebelumnya, notaris mengatakan akan menandatangani AJB dan memberikan nomor serta stempel apabila telah menyerahkan 10 persen dari angka Rp 360 juta, itupun baru akan menyerahkan copy AJB nya. “Ini  penjelasan notaris Winarni Nimas Aysah, SH MKN di kantor notaris M.Islamsyah Arifin, SH,” kata H Yusron   (tim)

 

 

Pos terkait