PPK : Proyek RTH Sudah Selesai Tetapi Masih Ada Perbaikan

  • Whatsapp

IMG-20170114-WA0021

PANGKALPINANG, AMUNISINEWS.COM–Irawan ST, PPK proyek RTH Komplek Perkantoran Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung mengatakan proyek RTH sudah selesai dikerjakan. Pengakuan itu dikabarkan Irawan melalui pesan singkat kepada amunisinews pada Sabtu (24/01/2017) tadi pagi.

” Waalaikum salaam, kegiatan proyek RTH sudah selesai, mengingat masih dalam masa pemeliharaan kita minta rekanan untuk memperbaiki jika ada kerusakan dan pembersihan. Nama rekanan CV Alkomber Karya.Tks.Wass,” tulis Irawan.

Pengakuan Irawan yang katakan proyek RTH sudah selesai dikerjakan tersebut disangsikan oleh LSM Gebrak. Melalui Ketua Investigasi Ismail, LSM Gebrak soroti pengakuan Irawan hanya untuk menutup nutupi saja.

” Kemarin pada Jumat (13/1/2017) kami melihat langsung beberapa tukang beton masih bekerja, dan itu kami lihat bukan memperbaiki tetapi masih melakukan kegiatan pekerjaan proyek . Saya sangsikan pengakuan PPK yang mengatakan proyek RTH sudah selesai dikerjakan. Apakah pengakuan PPK hanya untuk menutupi bahwa proyek itu sudah molor,” tukasnya.

Ismail beberkan juga mengenai kejanggalan dalam proyek tersebut.

“Kami menduga ada beberapa kejanggalan dalam pekerjaan proyek tersebut, seperti lelangnya dibuka pada tgl 19 Agustus 2017, penawarannya tgl 1 September 2017 dan pelaksanaan kontrak tgl 13 september 2016, dengan nilai penawatan Rp.1.052.800.000,-. . Kejanggalannya ada pada pemenang, dimana pemenang adalah dari CV Alkomber Karya yang beralamat di Jalan Agam NO.105 Padang Sumatera Barat, apakah orang Bangka Belitung tidak ada yang bisa mengerjakan taman seperti itu,” tegasnya.

Ismail meminta kepada pihak pihak terkait untuk menyelidiki proyek tersebut, karena ada hal hal yang patut diduga yang masuk penyimpangan.

” Kami dari LSM Gebrak Babel meminta kepada pihak pihak terkait seperti Tipikor Polda Kep.Babel dan Kejati Kep. Babel untuk menyelidiki pembangunan proyek tersebut mulai dari proses lelang sampai dengan hasil pekerjaannya. Kami lihat dana untuk pembangunannya lumayan besar mencapai Rp.1.052.800.000,- sedangkan hasilnya seperti kita lihat sendiri, masih banyak item item pekerjaan yang kita duga belum selesai dikerjakan dan hasil ahirnya sangat kasar sekali,” tutur Ismail.

Selain itu Ismail sesalkan juga ketertutupan Kabid Cipta Karya PU Provinsi Bangka Belitung Kurniawan ST terhadap informasi proyek yang ditanganinya kepada wartawan.

“Kami sangat menyesalkan atas kelakuan Kabid Cipta Karya PU Provinsi Kep. Babel Kurniawan ST yang sering tertutup dan selalu mengelak saat mau dikonfirmasi langsung terkait proyek yang dikerjakannya dan ini sudah berkali kali, apalagi ada dugaan proyek proyek yang bermasalah,” sesalnya.(herman)

Pos terkait