Pupuk Urea Menghilang di Pangkep, Petani Menjerit

  • Whatsapp

urea- nasional
PANGKEP, AMUNISINEWS.COM- Langkanya pupuk urea di Kabupaten Pangkep, khususnya di Kecamtan Ma’rang  membguat masyarakat petani menjerit.  Betapa tidak, tanaman mereka sudah memerlukan pupuk, namun pupuk khususnya pupuk urea sangat langka, tidak seperti tahun tahun sebelumnya, padahal pemerintah sudah memrogramkan ketersediaan pupuk di setiap kelompok tani ada sesuai dengan RDKK dan luas area persawahan yang ada di setiap daerah.

Tapi kondisi inilah yang kini  melanda kabupaten Pangkep khususnya masyarakat petani kecamatan Ma’rang, jatah poktan tidak ada, sehingga masyarakat petani menjadi resah, dikarenakan pupuk urea tidak ada di agen – agen penjualan. Kalaupun ada harganya sulit di jangkau oleh masyarakat petani

Langkanya pupuk ini akan berdampak pada produksi swasembada beras, hasil peroduksi akan menurun.

Salah satu masyrakat Petani mengatakan mereka sudah seharusnya memupuk padi  dengan pupuk urea dicampur Za namun pupuk Urea sangat langka atau tidak ada dijual, dan jatah para kelompok tani tidak ada di gapoktan. “Kami tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya. Ketua gapoktan tidak memberitahukan hanya mengatakan pupuk langka. Padahal setahu kami ada jatah kelompok tani sesuai  dengan RDKK dan luas Area lahan kami yang tercatat di Dinas pertanian kabupaten pangkep” ujarnya pada Amunisi (26/1/17)

Masyarakat Pangkep khususnya para petani  meminta Dinas Pertanian segera menindak lanjuti masalah langkanya pupuk Urea, dan meminta penegak hukum melakukan pengecekan dan penyelidikan di setiap agen penyalur pupuk urea di setiap kecamatan. Jangan sampai ada permainan atau penimbunan pupuk urea dari oknum tertentu yang merugikan masyarakat. (kahar).

Editor: hendra usmaya

 

 

Pos terkait