Putusan Kasus Korupsi Home Stay Fair Muntok Dengan Terdakwa Abang Faisal Ditunda

  • Whatsapp

home-stay

PANGKSLPINANG, AMUNISINEWS.COM-Putusan kasus perkara korupsi dana Home Stay Fair 2015 Muntok dengan terdakwa Abang Faisal yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Home Stay Fair Muntok yang semestinya dibacakan pada hari ini Senin (19/12/2016) di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang di Jalan Jendral Sudirman Pangkalpinang ditunda dan sidang akan dilanjutkan sampai Januari 2017.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pangkalpinang  Setyanto Hermawan SH MH membacakan penundaan kasus tersebut,

” Sidang ditunda sampai Januari 2017,” kata Ketua Majelis Hakim Tipikor Pangkalpinang saat membacakan putusannya.

Seperti diketahui sebelumnya kasus korupsi ini menjerat ketua Asosiasi Home Stay Muntok, Abang Faizal atas dugaan penyelewengan dana CSR PT Timah dan juga dalam kasus tersebut Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Bangka Barat menuntut terdakwa dengan hukuman 10 tahun penjara dan juga menyeret dua PNS Kabupaten Bangka Barat menjadi tersangka.

Saat itu Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bangka Barat (Babar) telah menetapkan dua pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Pariwisata Budaya dan Informatika (Dishubparbudinfo) Babar sebagai tersangka.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan penyelewengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Babar.

Kedua PNS itu adalah Ek Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata, dan Su selaku bendahara perhelatan home stay Fair Muntok.

Saat itu penetapan status tersangka dari pihak PNS Pemkab Bangka Barat dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat.

“Benar untuk dana APBD-nya, dua orang oknum Dishubparbudinfo yang  sudah kita tetapkan menjadi tersangka. Untuk informasi lebih jauh kami belum bisa membeberkan karena terbentur aturan,”  kata Kajari Lanna Hani Wanike Pasaribu saat dikonfirmasi amunisinews.com saat itu pada November 2016 di Muntok.

“Penetapan status keduanya menjadi tersangka dilakukan penyidik Kejari Babar kurang lebih sepekan yang lalu,” tambah bu Wanike

” Dalam penyidikan kami, penyidik mengindikasikan adanya kerugian negara sebesar Rp 270 juta, dari Rp 2,5 miliyar anggaran APBD yang digelontorkan dalam perhelatan home stay Muntok,” jelas Wanike.lagi.(herman)

 

Pos terkait