Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto Setujui RAPBD TA.2021

  • Whatsapp
Ketua DPRD didampingi Wakil Ketua Tandatangani Persetujuan RAPBD TA. 2021

Oleh, Titin

MOJOKERTO, AMUNISINEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto gelar rapat paripurna dengan agenda menyetujui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021, pada Senin (23/11/2020).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto dengan didampingi Wakil Ketua Sonny Basoeki Rahardjo dan Junaedi Malik serta dihadiri Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakariasecara daring. Persetujuan diputuskan setelah jurubicara Badan Anggaran (Banggar) Sulistiyowati membacakan laporan badan anggaran terkait raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun angaran 2021.

Jurubicara Banggar Sulistiyowati menyampaikan, ada beberapa catatan yang disampaikan diantaranya program ketahanan pangan,hendaknya mendapatkan perhatian yang serius guna mengantisipasi kelangkaan pangan yang dapat memberatkan beban hidup masyarakat karena pandemi covid-19 yang belum berakhir tahun 2021.

“ Terkait masalah banjir merupakan masalah tahunan bagi Kota Mojokerto, untuk itu diperlukan penanganan masalah banjir yang terintegrasi dan perencanaan yang komprehensif dari hulu hinggahilir,”kata Sulistiyowati.

Selain itu pada APBD 2021 juga dianggarkan penyertaan modal bagi BPRS Kota Mojokerto. Penyertaan modal kepada BPRS Kota Mojokerto dilakukan dalam rangka penyelamatan BPRS Kota Mojokerto yang terancam likuidasi.

“ DPRD Kota Mojokerto berharap pemberian penyertaan modal ini harus disertai dengan perbaikan dan pembenahan yang menyeluruh di internal BPRS,”ujarnya.

Wakil Walikota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria pada kesempatan ini juga menyampaikan,bahwa APBD yang disusun sesuai tema RKPD 2021 yang telah disepakati bersama. Yaitu untuk mempercepat pemulihan ketahanan ekonomi dan kehidupan masyarakat dengan fokus pada kesehatan, UMKM, infrastruktur, pariwisata, dan investasi di Kota Mojokerto.

“APBD TahunAnggaran 2021 juga difokuskan untuk pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19, tanpa mengurangi pembiayaan di sektorkesehatan, infrastruktur, pariwisata, daninvestasi di Kota Mojokerto,” terang Wakil Walikota.

Untuk diketahui, berikut rincian APBD tahun anggaran 2021 yang telah disepakati, pertama Pendapatan, bahwa pendapatan daerah sebesarRp. 879. 476. 184. 100 terdiri dari,Pendapatan asli daerah sebesar Rp. 202.  826. 397. 207, Pendapatan transfer sebesarRp. 656. 603. 886. 943.Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 20.045. 899. 950.

Yang kedua Belanja, untuk belanja daerah sebesar Rp.1.042.653. 590. 968 terdiri dari: Belanja operasi sebesar Rp. 828. 305. 871. 191.Belanja modal sebesar Rp. 212. 194. 291. 777.Belanja tidak terduga sebesar Rp. 1 miliar.Belanja transfer sebesar Rp. 1. 153. 428.Defisit sebesar Rp. 163. 177. 406. 868.

Sedangkan untuk Pembiayaan daerah, lanjut Sulistyowati. Bahwa Pembiayaan daerah sebesarRp. 163. 177. 406. 868 yang terdiri dari : Penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp. 168. 177. 406.868 . Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar 5 miliar rupiah. (ADV)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *