RUBRIK KESEHATAN: Cat Rambut, Amankah?

  • Whatsapp
dr Marrietta Sugiarti Sadeli

RUBRIK KESEHATAN

dr Marrietta Sugiarti Sadeli
dr Marrietta Sugiarti Sadeli

Oleh: dr. Marrietta Sugiarti Sadeli

JAKARTA, AMUNISINEWS.COM – RAMBUT Putih atau Uban, tidaklah menjadi hal yang asing bagi masyarakat umum.
Uban bisa kita jumpai tidak hanya pada orang yang lanjut usia bahkan pada yang masih muda.

Adanya uban terkadang membuat seseorang tidak percaya diri, secara kosmetis memang tidaklah indah dipandang mata apalagi untuk kaum wanita. Oleh karena itu, banyak djiual aneka pewarna rambut di pasaran, bervariasi dari merk, harga, warna, cara pemakaian, dan lain – lain.

Cat rambut sekarang ini tidak hanya digunakan karena tumbuh rambut putih, tetapi juga untuk seseorang yang ingin tampil modis. Tidaklah heran pemakaian cat rambut sangat luas karena dipakai hampir oleh segala umur, baik pria dan wanita. Sehingga perlu kita ketahui seluk – beluk mengenai cat rambut.

Cat rambut terdiri dari 3 jenis, yaitu cat rambut permanen, semi permanen, dan temporer. Pada umumnya cat rambut me-ngandung bahan-bahan kimia seperti Isopropil Alcohol, Propylene Glycol, Polyethylene Glycol, SLS (Sodium Lauryl Sulfate) dan SLES (Sodium Lauryl Ether Sulfate), PPD (Paraphenylendiamine), Diethanolamine, Triethanolamine & Monoethanolamine, Formaldehida, dan lainnya.

Dilihat dari segi kesehatan, cat rambut dapat menimbulkan gangguan kesehatan berupa alergi sampai dengan potensi pemicu kanker. Dari gangguan tersebut yang tersering adalah Alergi.

Alergi yang timbul akibat cat rambut pada umumnya disebabkan oleh bahan kimia PPD. Apabila PPD berkontak dengan kulit kepala dapat menimbulkan reaksi alergi. Reaksi alergi yang timbul pada setiap orang berbeda – beda, mulai dari rasa gatal, panas, kemerahan, lepuhan pada kulit, bengkak, dan dapat menimbulkan sesak nafas.

Reaksi yang terjadi tidak hanya terbatas pada kulit kepala tetapi juga dapat menyebar ke dahi, kelopak mata, leher, dan saluran nafas. Pada umumnya reaksi ini dapat timbul sampai dengan 24 jam setelah pemakaian cat rambut.

Pencegahan dan pengobatan alergi akibat cat rambut
Oleskan sedikit cat rambut pada belakang daun telinga atau perge-langan tangan selama 25 – 30 menit lalu bilas dengan air, lihat dalam 24 – 48 jam, apakah ada perubahan pada kulit? Merah? Gatal? Panas? Bila tidak ada, cat rambut tersebut dianggap aman untuk digunakan

Walaupun sudah pernah menggunakan cat rambut dengan merk yang sama, tetap harus uji coba kembali seperti cara diatas, apabila ingin menggunakan lagi

Bila terjadi reaksi alergi, bersihkan cat rambut sebisa mungkin dari kulit kepala. Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat obat alergi, bila perlu disuntik untuk mempercepat reaksi obat alergi.

Semoga bermanfaat

Pos terkait