RUBRIK KESEHATAN : KEPUTIHAN

  • Whatsapp
dr Marrietta Sadeli

Copy of dr Marrietta Sugiarti Sadeli

RUBRIK KESEHATAN

Oleh : dr. Marrietta Sugiarti Sadeli

                       KEPUTIHAN
JAKARTA, AMUNISINEWS.COM -Keputihan atau Fluor Albus merupakan masalah paling umum yang terjadi pada kemaluan wanita
(vagina). Istilah keputihan sering digunakan oleh masyarakat umum untuk semua jenis cairan yang
keluar dari vagina, baik yang normal maupun abnormal.
Hal ini menimbulkan kerancuan di masyarakat.
Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal dan keputihan abnormal.
Keputihan normal adalah keputihan yang umumnya terjadi setiap
bulannya, biasanya muncul sebelum atau sesudah menstruasi ataupun masa subur tanpa disertai adanya keluhan, sedangkan keputihan abnormal merupakan ciri-ciri dari infeksi yaitu berwarna kuning atau hijau, teksturnya kental dan memiliki bau yang tidak enak, dapat disertai dengan rasa gatal pada vagina.
Keputihan abnormal yang disertai gatal merupakan gejala dari infeksi, menopause, dan iritasi zat tertentu (seperti sabun pembersih vagina). dan rasa gatal juga bisa disebabkan oleh gangguan pada kulit atau bahkan penyakit menular seksual.
Penyebab tersering yang dapat menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur dan dapat juga parasit.
Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan sampai kesaluran kemih, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat si penderita buang air kecil (anyang-anyangan).

Penyebab keputihan secara umum adalah:
* Ketidakseimbangan hormon
* Gejala suatu penyakit tertentu (Kencing Manis)
* Ketidakseimbangan biologis dan tingkat keasaman (pH) lingkungan vagina.
* Pakaian dalam yang ketat dari bahan yang tidak menyerap      keringat sehingga memudahkan timbulnya jamur
* Penggunaan WC umum yg kotor
* Tidak rutin mengganti pembalut
* Cara membilas vagina yang salah, yaitu dari arah anus ke arah    depan vagina
* Sering berganti-ganti pasangan

Pengobatan keputihan yang terpenting adalah menghindari penyebabnya dan menjaga higienitas daerah kemaluan. Pengobatan juga sangat tergantung dari penyebab infeksinya apakah bakteri,
virus, jamur atau parasit.

Terdapat berbagai macam dan cara pengobatan yaitu obat yang diminum (antibiotik, anti jamur, antivirus dan juga anti gatal), salep/cairan yang dioles, dikompres dan atau untuk membasuh kemaluan dan jenis obat ovula yang dimasukkan ke dalam vagina.
Bila keputihan tidak kunjung sembuh dan terus berlanjut, maka sangat dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Semoga bermanfaat.

Pos terkait