RUBRIK KESEHATAN : B I S U L

  • Whatsapp
dr Marrietta Sugiarti Sadeli

RUBRIK KESEHATAN

Oleh: dr. Marrietta Sugiarti Sadeli

 dr-marietta-sadeli-br                B I S U L
JAKARTA,AMUNISINEWS.COM – Bisul adalah benjolan pada kulit yang berwarna merah, berisi nanah dan nyeri. Bisul dikenal juga sebagai furunkel, bila banyak disebut furunkulosis dan bila berkelompok disebut karbunkel. Bisul disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur pada bagian lubang tempat tumbuh rambut yang kemu-dian akan menyebabkan bagian kulit di sekitarnya mengalami peradangan.
Bagian tubuh yang paling sering terjadi bisul adalah bagian yang sering mengalami gesekan dan berkeringat yaitu wajah, leher, ketiak, bahu, bokong, serta paha.
Penyebab utama bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi jika bakteri masuk hingga ke lubang tempat tumbuh rambut melalui luka gores atau gigitan serangga.

Bakteri ini terkadang bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain seperti lapisan kulit lain dan bahkan sampai ke tulang. Penyebaran ini akan memicu terjadinya infeksi pada organ-organ tubuh lain, misalnya jantung.

Gejala awal berupa benjolan kecil seperti jerawat.
* Dapat menjadi benjolan yang lebih besar dan terdapat nanah
* Kulit di sekitar merah dan membengkak.
* Dapat pecah dan keluar cairan bercampur dengan nanah
* Gejala penyerta lain seperti tubuh tidak nyaman, sakit dan demam.

Pengobatan Bisul
Bisul biasanya bisa sembuh sendiri tanpa perawatan dokter
Kompres dengan air hangat (setidaknya tiga kali sehari) untuk mengurangi rasa sakit

Bila pecah, bersihkan bisul dengan alkohol agar luka tidak infeksi dan boleh tetap kompres agar semua nanah atau cairan bisa keluar

Jangan menusuk atau menekan paksa bisul karena bisa menyebabkan infeksi di tempat lain
Antibiotik bisa diberikan bila disertai dengan demam tinggi.
Bisul dapat dicegah dengan menjaga kebersihan personal.

Segera periksakan diri ke dokter bila bisul semakin membesar, menyebar ke tempat lain dan demam tidak kunjung turun.

Semoga bermanfaat.

Pos terkait