Santri Bersinar Menuju Madura Bersinar Catatkan Rekor Muri

  • Whatsapp

MADURA, AMUNISINEWS.COM-
Dewan Pengurus Pusat Institusi Penerima Wajib Lapor Badan Koordinasi Nasional Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (DPP IPWL Bakornas GMDM), dalam rangka pelantikan pengurus cabang DPD Bakornas GMDM Jawa Timur serta DPW Bakornas GMDM Kepulauan Madura, menyelenggarakan kegiatan Training for trainers penyuluh narkoba kepada para santri di pulau Madura.

Kegiatan ini juga sekaligus dicatatkan pada Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Deklarasi Santri Anti Narkoba terbanyak, yaitu 5000 (lima Ribu) santri.

Giat acara ini didukung sepenuhnya oleh BNN Pusat, Nawa Cita Indonesia, Kementerian Sosial RI, Polres Bangkalan, Ponpes Raudlatul Mutaallimin Al Aziziyah-1 dan Komunitas lainnya.

Adapun giat acara ini mengangkat tema “Santri Bersinar Menuju Madura Bersinar (bersih narkoba), yang dilaksanakan pada, Jumat (31/3/17) di Pondok Pesantren Raudlatul Mutaallimin Al Aziziyah-1.Jl. Raya Bancaran Sabane Bangkalan Madura Jawa Timur.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian kami sebagai anak bangsa atas meningkatnya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di kalangan remaja dan pemuda diseluruh Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Pulau Madura,” kata Jeffry Tambayong, Ketua Umum GMDM.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai desakan dan dukungan terhadap pemerintah khususnya instansi terkait seperti Polri, BNN serta Kejaksaan untuk jangan ragu dan takut dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum terkait kejahatan narkoba (penyalahgunaan, peredaran gelap narkoba, pabrik/produksi rumahan narkoba
termasuk tindak tegas oknum-oknum dari instansi terkait atau yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung didalamnya) di seluruh wilayah NKRI khususnya Jawa Timur dan Pulau Madura.

Jefri Tambayong mengimbau dan mendorong masyarakat untuk tidak lengah dan tetap waspada terhadap kejahatan narkoba khususnya di lingkungan masing-masing, siap perang terhadap kejahatan narkoba, serta jangan mudah dipecah belah sehingga kekuatan kita juga terpecah dan mudah dikalahkan.

Dengan mempertahankan situasi yang damai dan bersatu akan menjadi benteng yang kuat bagi masyarakat Jawa Timur dan Pulau Madura untuk menangkal kejahatan narkoba.

Melalui kegiatan ini diiharapkan dapat memberikan informasi dan pesan positif kepada masyarakat bahwasannya pemerintah serius menangani permasalahan tersebut serta diharapkan peran serta masyarakat untuk dapat bergerak bersama dalam kepedulian dan turut memiliki rasa tanggung jawab atas upaya pencegahan dan penanggulangan hal tersebut di atas. (budi)

Pos terkait