Satlantas Polres Jombang Beber Hasil Operasi Keselamatan Semeru 2022

Oleh: Arif

JOMBANG, AMUNSINEWS.CO.ID – Kepolisian Polres Jombang gelar konferensi pers hasil pelaksanaan operasi keselamatan semeru 2022. Bertempat di Kantor Satlantas Polres Jombang.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Rudi Purwanto menyampaikan, dari pelaksanaan operasi keselamatan semeru 2022 dari tanggal 1 sampai dengan 14 Maret 2022 Satlantas Polres Jombang dapat di katakan sesuai rencana, mendapatkan hasil jumlah langgar dan laka lantas serta giat preventif. Selasa ( 15/3/22).

Menurut Rudi, konsep selama pelaksanaan operasi Semeru 2022 mengedepankan giat premetif dan preventif.untuk penindakan tilang mengalami penurunan 240 tilang atau turun 100% dari 240 tilang menjadi nihil.

Sedangkan penindakan teguran selama pelaksanaan operasi keselamatan Semeru 2021 dibanding operasi keselamatan Semeru 2022 terjadi kenaikan 1049 teguran atau naik 160% dari 657 teguran menjadi 1706 teguran.

Sedangkan selama pelaksanaan operasi keselamatan Semeru 2021 dibanding operasi keselamatan Semeru 2022 terjadi kenaikan 9 kejadian laka lantas atau naik 22% dari 41 kejadian menjadi 50 kejadian. Dengan uraian laka lantas pada tanggal 12 sampai dengan 25 April 2021 yakni meninggal dunia 1 luka berat 1 luka ringan 51. Sedangkan pada tanggal 1 sampai dengan 14 Maret 2022 meninggal dunia 4 luka berat 2 luka ringan 66.

Sementara itu, giat preventif Ops keselamatan Semeru 2021 dibanding Ops keselamatan Semeru 2022 diantaranya giat penegakan protokol kesehatan, giat vaksinasi covid 19, dan giat bakti sosial. Pada tanggal 12 sampai dengan 25 April 2021 mendapatkan hasil 1.392 sedangkan pada tanggal 1 sampai dengan 14 Maret 2022 mendapatkan hasil 15.168. “Dibandingkan operasi keselamatan Semeru 2022 terjadi kenaikan 13.776 giat atau 989,606% dari 1.392 giat menjadi 15.168 giat,” ungkapnya

“Guna menekan angka kecelakaan, kami menghimbau bagi penggendara motor supaya memakai helm dan jangan melawan arus,patuhi rambu-rambu lalu lintas dan hati-hati Karena R2 yang mendominasi kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan laka terjadi, karena faktor cuaca dan keadaan jalan yang kurang bagus,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.